Berita

Eko Daniyanto/Net

Hukum

Dibantu Polisi China, Bareskrim Sudah Kantongi Bos Pengirim Sabu 1,6 Ton

KAMIS, 29 MARET 2018 | 11:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri sudah mengetahui sindikat hingga pengirim alias bos dari penyelundup 1,6 ton narkoba jenis sabu yang ditangkap di Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.

Hal itu terungkap berkat bantuan dari Kepolisian China yang datang ke Indonesia untuk menginterogasi langsung para tersangka.

"Diperiksa, diskusi, catat, diartikan. Kebuka semua," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Daniyanto, di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (29/3).


Sebelumnya, Eko mengaku pihaknya kesulitan untuk membongkar kasus penyelundupan sabu terbesar ini lantaran keempat tersangka justru mengaburkan fakta. Ditambah, perbedaan bahasa menjadi satu faktor Polri kesulitan untuk mengorek siapa orang di balik jaringan ini.

"Begitu yang polisi China datang, mereka takut. Sampai kita tau transporternya, pengendalinya siapa," beber Eko.

Dengan terbukanya sindikat ini, Eko mengaku telah mengantongi identitas bos di balik penyelundupan sabu yang menggunakan kapal nelayan itu, termasuk, dimana posisinya saat ini.

"Dia (Polisi China) bilang kalau mereka pulang, mereka langsung bekerja mengejar pengendali dan bosnya," pungkasnya. [rus]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya