Berita

Foto/Net

Otomotif

Mobil Desa Bakal Bebas Pajak

Biar Harganya Murah
RABU, 28 MARET 2018 | 09:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan mobil desa tidak dikenakan Pajak Penjualan Barang Me­wah (PPnBM). Dengan begitu diharapkan harganya bisa makin murah.

Menteri Perindustrian Air­langga Hartarto mengatakan, dengan harga yang murah, mobil desa bisa terjangkau masyarakat pedesaan. Sebab, pasar utama mobil desa adalah masyarakat desa. "Perpajakan kita sudah urus bahwa hanya nol saja dalam pa­ket yang sudah kita rencanakan," katanya usai membuka Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) Summit di Gedung Kemenperin, Jakarta, kemarin.

Selain itu, pemangkasan pa­jak juga diharapkan bisa men­dorong percepatan penciptaan dan produksi mobil desa untuk menunjang kegiatan pertanian. Mobil desa juga dapat menin­gkatkan penyerapan komponen dalam negeri.


Selain dukungan berupa fasili­tas perpajakan tersebut, kata Airlangga, pengembangan mo­bil desa juga membutuhkan dukungan teknis dari Kemente­rian Perhubungan (Kemenhub) mengenai kelayakan jalan dan dukungan dari Kepolisian men­genai registrasi kendaraan.

"Mobil desa juga butuh du­kungan dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) terkait stan­dardisasi," ujarnya.

Menurut dia, mobil desa diran­cang dengan dua fungsi sekali­gus, yakni fungsi transportasi untuk memobilisasi hasil-hasil pertanian dari desa ke kota, serta fungsi alat produksi dalam upa­ya meningkatkan produktivitas pertanian di pedesaan. Dengan fungsi mutiguna tersebut, kend­araan ini sangat ideal digunakan untuk meningkatkan konektivi­tas antara pusat ekonomi di kota dan pusat penghasil kebutuhan pokok di desa.

"AMMDes ini dilengkapi spesifikasi teknis khusus untuk dapat mengakses daerah-daerah yang selama ini pembangunan infrastrukturnya tertinggal. Den­gan akses yang lebih bagus akan menstimulus kegiatan ekonomi di wilayah tersebut sehingga mengurangi ketimpangan antara desa dan kota,"  katanya.

Menperin juga menyampai­kan, selain dampak positif di bidang ekonomi, program AM­MDes dapat membuka peluang bagi pelaku industri nasional untuk menguasai kemampuan bidang penelitian dan pengem­bangan (R&D), terutama ran­cang bangun dan desain oto­motif. Penguasaan teknologi ini sangat penting sebagai landasan pengembangan industri otomotif dalam negeri ke depan.

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektroni­ka (ILMATE) Kemenperin Har­janto mengatakan, mobil desa bisa dijadikan basis pengemban­gan industri komponen otomotif dalam negeri. AMMDes dide­sain dengan memaksimalkan kemampuan industri nasional melalui penggunaan komponen yang dibuat di dalam negeri terutama oleh industri kecil dan menengah (IKM).

Kemenperin terus bertekad mengoptimalkan Tingkat Kom­ponen Dalam Negeri (TKDN) AMMDes melalui konsolidasi dengan para pelaku industri na­sional. Upaya ini telah berhasil membangun komitmen kerja sama sebanyak 60 pelaku indus­tri dalam negeri yang siap men­jadi pemasok komponen AM­MDes, di mana 22 di antaranya merupakan IKM.

"Saat ini, industri kita telah mampu memproduksi hingga 183 jenis komponen atau setara 68 persen dari nilai total pengem­bangan AMMDes. Ke depannya, kemamp uan ini akan terus di­dorong agar TKDN-nya semakin meningkat," tukasnya. ***

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya