Berita

Suprajarto dan Iqbal Latanro/RMOL

Advertorial

BRI-Taspen Teken PKS Digitalisasi Pelayanan Pembayaran Pensiun

SELASA, 27 MARET 2018 | 15:17 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendukung implementasi transformasi layanan digital berbasis teknologi informasi PT. Taspen (Persero) dalam pembayaran pensiun.

Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank BRI dengan PT. Taspen terkait Digitalisasi Pelayanan Pembayaran Pensiun oleh Direktur Utama Bank BRI Suprajarto dan Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (27/3).

Digitalisasi Layanan Pembayaran Pensiun merupakan layanan terintegrasi yang dilengkapi dengan Taspen Smart Card yang berfungsi sebagai Kartu Identitas Pensiun berbasis data biometric.


Melalui kerja sama ini, Bank BRI akan meluncurkan Taspen Smart Card yang berfungsi sebagai kartu ATM dan Debit dengan manfaat tambahan sebagai Kartu Multi Fungsi dimana peserta pensiun diberikan kemudahan kemudahan seperti program diskon/potongan harga dibeberapa merchant kerjasama.

Implementasi Digitalisasi Layanan Pembayaran Pensiun juga mampu memberikan data pensiunan yang lebih valid, serta memberikan kemudahan kepada seluruh peserta pensiun PT Taspen dalam melakukan proses otentikasi. Peserta pensiun tidak perlu lagi harus datang ke Kantor Cabang BRI dalam melakukan proses otentikasi.

"Sinergi ini merupakan bentuk dukungan Bank BRI kepada PT. Taspen dalam kaitannya pembayaran pensiun dengan pemanfaatan teknologi (digitalisasi) sehingga mempercepat dan mempermudah para pensiunan menerima pensiunnya," ujar Suprajarto.

Sebagai mitra strategis, Bank BRI menyalurkan pembayaran pensiun kepada lebih dari 900 ribu peserta pensiun setiap bulan. Hal ini merupakan wujud kontribusi Bank BRI untuk memberikan kemudahan kepada peserta pensiun PT. Taspen yang tersebar diseluruh penjuru tanah air Indonesia.

Ke depan, Bank BRI berkomitmen untuk senantiasa memberikan layanan yang prima dan berkualitas kepada seluruh peserta pensiun, dengan didukung 329.654 e-channel dan 10.646 unit kerja yang terbesar dan tersebar di seluruh wilayah tanah air.[wid/***]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya