Berita

Hasto Kristianto/Net

Politik

Sekjen Demokrat: PDIP Jangan Lempar Kesalahan

MINGGU, 25 MARET 2018 | 07:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Pandjaitan meminta Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto tidak melempar kesalahan kepada pemerintahan Presiden SBY dan mendeskreditkan Partai Demokrat.

"Sikap melempar kesalahan dan menuding kesana kemari membersihkan diri, bukanlah sikap terpuji," kata Hinca melalui akun Twitternya, @hincapandjaitan.

Kicauan Hinca menyikapi keterangan Setya Novanto dalam sidang kasus KTP elektronik di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/3) lalu. Novanto mengungkap ada aliran duit korupsi proyek tersebut kepada Puan Maharani dan Pramono Anung. Novanto tahu duit 500 ribu dolar AS mengalir ke Puan dan Pramono dari pengusaha Made Oka Masagung.


Hinca menilai pernyataan Hasto yang langsung menyalahkan kebijakan program KTP el lantaran kader-kadernya ada yang diduga terlibat ibarat mencuci tangan yang kotor dan kemudian airnya disiramkan ke orang lain.

Hinca meminta PDIP tidak menarik-narik pihak lain yang tidak ada hubungannya dengan penyebutan Puan dan Pramono terlibat korupsi KTP el.

"Partai Demokrat juga tidak akan ikut-ikutan memvonis Puan dan Pramono pasti terlibat. Kami tahu hukum. Mengapa justru Partai Demokrat dan pemerintahan SBY yang diserang dan disalahkan," katanya.

Hinca menegaskan bahwa program KTP el tidak salah. Oknum-oknum anggota DPR dan pemerintah atau siapapun yang yang korupsi proyek tersebutlah yang salah.

"Baik apakah pelaku tindak pidana korupsi KTP el bagian dari pendukung pemerintah maupun pada pihak oposisi, di hadapan hukum keduanya sama," kicau Hinca lagi.

Sebelumnya, Hasto membantah adanya aliran dana proyek e-KTP kepada Puan dan Pramono. Dia mengatakan PDIP bukan dalam posisi designer saat pengadaan KTP el berlangsung.

"Kami bukan penguasa. Dengan demikian atas apa yang disebutkan oleh Bapak Setnov, kami pastikan tidak benar dan kami siap diaudit terkait hal tersebut," kata Hasto.

Hasto menekankan ada upaya mencoba membawa persoalan sebagai bagian dari tanggung jawab PDIP. Padahal posisi politik PDIP berada di luar pemerintahan selama 10 tahun pemerintahan SBY.

"Kami menjadi oposisi. Di dalam beberapa keputusan strategis yang dilakukan melalui voting, praktis PDI Perjuangan selalu 'dikalahkan.' Misal penolakan impor beras, penolakan UU Penanaman Modal dan UU Free Trade Zone," ujar Hasto dalam keterangan tertulis.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya