Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

MGP Indonesia Tingkatkan Kesadaran Perempuan Deteksi Dini Kanker Payudara

SABTU, 24 MARET 2018 | 22:24 WIB | LAPORAN:

Yayasan MGP Indonesia melalui “Millennials Goes Pink” meningkatkan kesadaran masyarakat untuk deteksi dini kanker payudara. Sebab, kanker payudara masih menjadi momok bagi sebagian wanita.

Data National Breast Cancer Foundation (NBCF), satu dari delapan wanita terdiagnosis menderita kanker payudara.

"Ini adalah penyebab utama kedua kematian terkait kanker di kalangan perempuan," jelas Ketua Yayasan MGP Indonesia, Tania Nordina di Jakarta, Sabtu (24/3).


Pencegahan kanker payudara dan pemeriksaan dini, katanya, sangat penting untuk mencegah kanker jenis ini dan menyelamatkan ribuannyawa wanita di Indonesia.

Hal itu juga menjadi tujuan didirikannya Yayasan MGP Indonesia, yakni mendukung, membimbing, dan mempromosikan milenial melalui "Millennials Goes Pink", sebuah platform generasi muda untuk meningkatkan kesadaran akan deteksi dini kanker payudara di seluruh Indonesia.

"Millennials Goes Pink tercetus pada November tahun lalu, untuk melengkapi yayasan-yayasan kanker yang berbasis di Indonesia dalam upaya mereka untuk meningkatkan kesadaran akan deteksi dini kanker payudara. Melalui MGP, kami mempunyai visi untuk mengoordinasikan aliran pendanaan yang berkelanjutan untuk masyarakat yang kurang mampu," jelas Tania.

Kampanye kesadaran deteksi dini dimulai melalui pendidikan online dan offline secara nasional sebagai bagian
dari #togethermovingforward.

Kampanye tersebut terdiri atas roadshow, program edukasi, pengembangan masyarakat dan penggalangan dana terhadap dana sosial, denganvtarget menyentuh 1 juta jiwa pada akhir 2018.

Yayasan MGP Indonesia bersama dengan YKPI (Yayasan Kanker Payudara Indonesia) dan Komunitas Srikandi menyelenggarakan Mammogram Roadshow Gratis yang pertama, yang diadakan pada Minggu, 18 Maret lalu di Perumahan Taman Kota Bekasi Jaya, Bekasi Timur.

"Mammogram Roadshow merupakan program pemeriksaan mammogram gratis yang diberikan kepada 50 wanita kurang mampu yang berusia 40 tahun ke atas. Roadshow tersebut akan diadakan setiap dua bulan sekali pada tahun 2018," jelas Tania.

Langkah-langkah kesehatan masyarakat melalui pembentukan pencegahan kanker dan program deteksi dini, mempromosikan skrining kanker payudara, dan program pendidikan tentang kesadaran pada deteksi dini sangat penting untuk mengurangi kesenjangan kanker global, khususnya di kalangan wanita di Indonesia.

"Yayasan MGP Indonesia mendorong dan mengajak generasi millenial di seluruh Indonesia untuk bergabung dan menyuarakan dukungan yang tak terhingga untuk pemberdayaan kesehatan dan taraf hidup yang lebih baik di seluruh Indonesia. Jika tertarik untuk mendukung misi Millennials Goes Pink, silakan kirim email kepada kami di info@mgpindonesia.org untuk informasi lebih lanjut," seru Tania.

"Kami harap Anda bergabung dengan kami dengan turut menjadi bagian dari Millennials Goes Pink sebagai sukarelawan, sponsor, atau donatur," tambahnya. [sam]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya