Berita

Melchias Markus Mekeng/Net

Hukum

Mekeng: Novanto Coba Limpahkan Kesalahan ke Orang Lain

KAMIS, 22 MARET 2018 | 22:28 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Ketua Fraksi Golkar DPR Melchias Markus Mekeng disebut Setya Novanto menerima 500 ribu dolar AS uang hasil korupsi proyek KTP elektronik. Dikonformasi hal itu, Mekeng membantah pengakuan Novanto.

Mekeng mengatakan apa yang disampaikan Novanto di Pengadilan Tipikor sebagai fitnah. Dia menyebut Novanto mencoba melimpahkan kesalahan kepada orang lain.

"Ini menunjukan bukan jiwa ksatria, bertanggung jawab apa yang di perbuat. Kalau kita perbuat harus berani bertanggung jawab," kata Mekeng di sela Rapimnas Golkar, di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (22/3).


Mekeng merasa aneh karena dulu dirinya dituduh menerima 1,4 juta dolar AS, tapi sekarang berubah jadi 500 dolar AS.

"Jangan-jangan uangnya diambil 1,9 dolar terus dijorokin ke saya," kilahnya.

Ia menekankan pengakuan Novanto tidak ada nilainya ketika tidak disertai dengan alat bukti yang menunjukan dirinya menerima uang haram tersebut. Mekeng pun tidak takut jika KPK mendalami keterangan Novanto.

"Silahkan saja, saya kan udah berapa kali dipanggil, gak ada apa-apanya," ujarnya.

Kendati merasa difitnah, Mekeng enggan mengambil langkah hukum untuk melaporkan Novanto ke pihak Kepolisian.

"Ya fitnah dan bohong.  kita lihat aja (untuk melapor ke Polisi)," demikian Mekeng. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya