Berita

Setya Novanto: Net

Hukum

Tugas KPK Bongkar Jatah Puan di KTP-El Lumayan Berat

KAMIS, 22 MARET 2018 | 16:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Terdakwa korupsi KTP elektronik Setya Novanto buka suara. Di dalam persidangan Novanto menyebut ada aliran duit KTP el ke Puan Maharani dan Pramono Anung masing-masing 500 ribu dolar AS. KPK pun diminta mendalami pengakuan Novanto.

"KPK harus segera menindaklanjuti keterangan yang disampaikan Setya Novanto itu," kata Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/2).

Dia mengatakan langkah pertama yang harus dilakukan KPK adalah segera meminta keterangan Made Oka Masagung sebagai orang yang disebut Novanto menyerahkan uang ke Puan dan Pramono.


Melihat tipikal Puan, Sya'roni sulit percaya jika putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno itu menerima langsung uang tersebut. Kalaupun benar ada penerimaan dipastikan dilakukan oleh pihak lain, bukan oleh Puan sendiri.

"Tugas KPK semakin berat karena transaksi kemungkinan besar dilakukan melalui perantara. Adanya rangkaian perantara inilah yang bisa menjadikan keterangan Novanto sulit dibuktikkan," kata dia.

Baca: Beda Dengan Pramono, Novanto Belum Konfirmasi Soal Duit KTP-El Ke Puan

"Tapi mudah-mudahan KPK serius menindaklanjuti keterangan Novanto dan sesegera mungkin membuktikkan keterlibatan Puan dan Pramono," tukas Sya'roni.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya