Berita

Setyo Wasisto/Net

Hukum

Polri Bakal Telusuri Aliran Rekening Kelompok Black Hat

SELASA, 20 MARET 2018 | 18:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Setelah berhasil mengamankan kelompok peretas Black Hat asal Surabaya, Polri terus mendalami sindikat yang meretas ribuan website dan sistem di 44 negara itu. Termasuk mengkroscek transaksi di rekening mereka.

Begitu yang dikatakan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Selasa (20/3).

"Ini sedang didalami terkait dengan jejaringnya mereka ke mana pasti akan mengarah ke rekening mereka, terima dari siapa aja," ujar Setyo.


Nantinya, Polri akan menggandeng Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mendalami alur rekening kelompok ini. Polisi menduga peretasan ribuan situs di berbagai negara itu telah mendatangkan keuntungan besar bagi Black Hat. Bahkan ada dugaan sindikat ini memiliki donatur.

"Penyidik akan menyurati PPATK bahwa rekening ini tolong dipantau. Penyidik akan mendalami siapa siapa dan dicek kebenaran sumbernya," tandasnya.

Kendati demikian, hal itu akan dilakukan oleh Polri dalam tahap selanjutnya, sebab kelompok ini baru saja diciduk. Sementara mengenai konstruksi hukum harus betul-betul memenuhi unsur yang diatur dalam UU.

"Kalau nggak dipenuhi nanti nggak bisa dituntut sampai pengadilan. Karena ini kasus yang jarang terjadi," beber Setyo.

Sejauh ini, baru tiga mahasiswa berinisial KPS, ATP dan NA yang ditangkap kepolisian serta ditetapkan sebagai tersangka. Namun, kata Setyo, tidak menutup kemungkinan bertambahnya tersangka baru. [ian]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya