Berita

Macron dan Putin/Net

Dunia

Macron Dan Putin Bahas Serangan Kimia Eks Agen Rusia Lewat Telepon

SELASA, 20 MARET 2018 | 07:36 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Presiden Perancis Emmanuel Macron berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin awal pekan ini (Senin, 19/3).

Pembicaraan tersebut bukan fokus pada kemenangan Putin dalam pemilu presiden akhir pekan kemarin, melainkan membahas kasus upaya pembunuhan yang dilakukan terhadap mantan agen Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia awal Maret ini.

Dalam percakapan telepon itu, Macron menyampaikan soal tuduhan tentang keterlibatan Rusia melakukan serangan senjata kimia yang nyaris membunuh mantan agen Skripal.


Selama pembicaraan, Macron mendesak Putin untuk segera menjelaskan seputar kasus keracunan yang menimpa mantan agen ganda Skripal.

"Presiden Perancis meminta kepada otoritas Rusia untuk mengklarifikasi keadaan serangan yang tidak dapat diterima di Salisbury dan untuk mendapatkan kembali kendali atas program yang tidak dilaporkan kepada Organisasi yang Larangan Senjata Kimia," begitu keterangan yang dirilis Istana Elysée.

Berbeda dengan penjelasan dari Istana Elysée, Kremlin justru mengatakan bahwa percakapan telepon antara Putin dan Macron hanya membahas tentang seputar kemenangan Putin dalam pemilu.

Kremlin menambahkan bahwa Presiden Macron menghubungi Presiden Putin untuk sekedar mengucapkan selamat atas kemenangan dalam Pilpres, serta sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral. [mel]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya