Berita

Rizal Ramli/RMOL

Politik

Isu Non Jawa Tak Akan Mempan Serang Rizal Ramli

MINGGU, 18 MARET 2018 | 20:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Isu Jawa dan non Jawa dijadikan peluru oleh pihak-pihak tertentu untuk menyerang Rizal Ramli (RR). Namun diyakini, menghadang RR maju di Pilpres 2019 dengan menggunakan isu tersebut akan layu sebelum berkembang.

Mantan Jurubicara Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie M Massardi, mengatakan saat ini NU adalah organisasi Jawa yang paling besar.

Jawa NU menjadi etnis terbesar nomor pertama di Lampung, terbesar kedua di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Riau, kemudian terbesar di seluruh Kalimantan dan wilayah-wilayah lainnya. Sehingga siapa pun yang didukung NU kultural akan menang.


"RR, Gus Romli, sangat dekat dan diterima oleh NU kultural. Dia juga alumni kehormatan Pasantren Gontor.  RR memiliki  cross-cultural links dengan NU, sehingga soal Jawa Non Jawa sudah tidak relevan," kata Adhie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (18/3).

"Kejawaan" RR, menurut Adhie, mungkin kurang sesuai dengan kultur Solo dan Jogya. Tetapi style RR yang terbuka dan candid hangat diterima di Jawa Timur, pantai utara Jawa Tengah, Banyumas dan lain-lainnya.

Sosok RR, kata Adhie, juga tidak ada masalah untuk pemilih Jawa Barat yang merupakan pemilih terbanyak di Pilpres 2019. RR bisa berbahasa Sunda Bogor dan sangat memahami budaya Sunda. Umur 6 tahun RR tinggal hingga menamatkan SMA di Bogor, kemudian melanjutkan kuliah di ITB.

"(Lagi pula) isu Jawa dan non Jawa itu isu kuno dan elitis," tukas Adhie.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya