Berita

Abdurrahman Abubakar Bahmid/Net

Politik

Senator Bahmid Siap Advokasi Kasus Mitchell Pontoh

MINGGU, 18 MARET 2018 | 01:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pasangan suami istri (pasutri) asal Gorontalo, Mitchell Roy Pontoh dan Liliana Ediyanto tidak kenal lelah dalam memperjuangkan keadilan untuk anaknya Mitchell JF (19) yang divonis hukuman 8 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Gorontalo.

Pekan lalu, pasutri ini datang ke kantor DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta. Mereka menumpahkan segala keluh kesah atas kasus yang menimpa anaknya Mitchell kepada Anggota DPD RI Abdurrahman Abubakar Bahmid.

Mereka mengatakan bahwa kedatangannya ke Jakarta dilakukan dalam rangka mencari keadilan terkait upayanya melakukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung atas kasus Mitchell.


"Kami datang ke Jakarta dalam rangka memperjuangkan keadilan demi anak kami. Selain itu kami ke DPD karena ingin terima kasih kepada Pak Bahmid yang selama ini telah membantu kami dalam memperjuangkan keadilan untuk anak kami," kata Michael Pontoh sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (17/3).   

Dalam kesempatan ini, Michael menyampaikan bahwa anaknya Mitchell tidak pernah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Sehingga dia merasa sedih dan kecewa, lantaran pengadilan memutuskan anaknya bersalah dan menjatuhkan pidana delapan tahun.

"Karena putusan hukuman pidana ini. Nasib dan masa depan anak kami jadi tanda tanya. Padahal, sebelum ada kasus ini  anak kami anak yang berprestasi di Gorontalo," ungkap Michael dengan mata berkaca-kaca.

Senator Gorontalo Abdurrahman Abubakar Bahmid teriris hatinya dan iba melihat perjuangan pasutri yang bekerja mencari nafkah dengan membuka warung nasi ini.

Menanggapi keluhan itu, anggota Komite III DPD yang membidani masalah pendidikan dan keagamaan memastikan akan berupaya sekuat tenaga untuk membantu siapapun masyarakat Gorontalo yang menghadapi persoalan.

"Orang tua Mitchell minta kita advokasi. Mereka sangat gigih memperjuangkan anaknya. Kita doakan semoga kebenaran dan keadilan yang dicari beliau bisa segera didapatkan. Saya siap memfasilitasi," tuturnya.

Pada 2 Agustus 2016, orang tua bocah 6 tahun mengadukan dugaan pencabulan. Lokasinya di kampus UNG dengan tersangka Mitchell Pontoh. Tanggal 12 Agustus 2016, Mitchell pun ditangkap dan setelah melalui proses yang panjang, Mitchell yang bercita-cita menjadi anggota TNI Angkatan Laut ini divonis bersalah pada tanggal 5 Januari 2017. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya