Berita

Kesehatan

Siloam Kebon Jeruk Sudah Tangani 1.600 Pasien Dengan NICU

SABTU, 17 MARET 2018 | 05:39 WIB | LAPORAN:

Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) merayakan ulang tahun ke-8 fasilitas Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Fasilitas ini telah menangani lebih dari 1.600 pasien sejak didirikan 2010 silam.

Begitu kata pimpinan NICU SHKJ, Naomi Esthernita F Dewanto dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (16/3).

Dia menjelaskan bahwa fasilitas NICU merupakan unit perawatan intensif untuk bayi baru lahir yang memerlukan perawatan khusus misalnya bayi prematur, berat badan dibawah ukuran normal, dan gangguan pada fungsi anatomi tubuh.


“Termasuk penanganan pada bayi yang menunjukkan tanda-tanda mengkhawatirkan dalam beberapa hari pertama kehidupan," ujarnya.

Menurutnya, kasus-kasus yang sudah ditangani fasilitas NICU SHKJ antara lain bayi prematur dimana bayi dengan kelahiran tidak sempurna seperti paru-paru yang belum terbentuk dengan baik, lubang pada jantung.

"Namun, ada juga bayi yang lahir dengan cukup bulan tetapi mengalami gangguan bawaan, misalnya lahir dengan kesulitan bernafas (respiratory distress), anatomi tubuh yang tidak lengkap seperti usus belum terbentuk, tidak memiliki anus," ungkapnya.

Dr Naomi menambahkan, belum lama ini tim NICU sHKJ mendapat rujukan bayi dengan kelainan saluran makanan dimana bagian esophagus bayi tidak menyambung dengan lambung (trachea esophagus).

"Menurut literatur kedokteran, tingkat keberhasilan penanganan kasus ini sangat kecil. Akan tetapi, berkat tim yang solid dan penanganan komprehensif, kasus tersebut berhasil ditangani dengan baik," tukasnya. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya