Berita

Otomotif

MOBIS Solusi Bisnis Untuk UKM Jaman Now

JUMAT, 16 MARET 2018 | 08:13 WIB | LAPORAN:

PT Rajawali Indonesia Sejahtera (TRIS) meresmikan unit bisnis Mobis.com yang mengakomodir para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Perusahaan tersebut membuat terobosan inovasi pengembangan bisnis dengan meluncurkan unit bisnis Mobis.com yang dapat memberi benefit bagi para pelaku usaha yang bergabung.

Mobis atau Motor Bisnis adalah berupa motor bisnis tiga roda serba guna yang dapat digunakan untuk toko, resto kafe dan iklan berjalan yang sangat efisien dan
efektif.

efektif.

Komisaris Utama TRIS, Indra Hendriyadi menerangkan, Motor Bisnis yang diluncurkan kali ini merupakan terobosan solusi bisnis untuk UKM Jaman Now.
Pertama, Efektif meningkatkan omset UMKM, karena dapat mobile berjualan ke beberapa lokasi, sehingga meningkatkan omset  ketimbang  hanya diam di satu lokasi. Kedua, Mobis ini amat efisien, biaya operasional sangat murah dan dapat berjalan 26 Km dengan satu liter bensin.

"Kelebihan ketiga, Mobis sangat aman, dibandingkan dengan UMKM kaki lima yang mudah terkena penertiban atau kadang menggangu lalu lintas. Mobis dapat berpindah tempat dan UKM dapat berdagang secara aman dan tertib," papar Indra pada  peluncuran program tersebut  di kantor PT TRIS, Jakarta Selatan, Kamis (15/3).

Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan MoU PT. TRIS dengan kalangan UMKM yang tergabung dalam  HIPMIKINDO. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno yang berhalangan hadir diwakili utusannya.

Teja Hartono yang juga komisaris PT TRIS menambahkan, bisnis yang digeluti pihaknya bukan sekadar penjualan motor. Lebih dari itu, para pelaku UMKM juga akan dibimbing bahkan dibantu dalam hal permodalan.

Ia berpendapat hal ini sebuah terobosan baru dari perusahaan. "Ini skema bisnis yang berbeda. Ini bukan hanya bisnis oriented namun lebih ke sosial bisnis. Kita tidak berdiri sendiri namun bersanding bersama UMKM untuk membangun bangsa," ujarnya.

Teja menambahkan, pihaknya menargetkan dalam satu tahun ini sebanyak 100 ribu pelaku UMKM bergabung menjalankan bisnis jualan keliling menggunakan Mobis.  "Syarat mendaftar cukup KTP sama NPWP. Nanti akan kami lakukan wawancara. Jika lolos, kami akan ajukan ke pihak bank untuk sisi permodalan termasuk kredit mobil bisnis ini," ungkap dia.

Di Jakarta sendiri, ia menambahkan, akan coba merangkul para Pedagang Kaki Lima (PKL) atau masyarakat yang ingin memulai berbisnis.

Hemat Teja, banyak lokasi potensial di Jakarta untuk berjualan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI. Selain di tempat-tempat umum, PT TRIS  akan mengupayakan ke pihak pemilik gedung perkantoran atau mal.

Adapun Mobis ini menggunakan kendaraan TVS roda tiga. Satu unitnya dijual antara Rp 75 juta hingga Rp 100 juta tergantung konsep bisnis yang diajukan pelaku usaha. Sedangkan desain Mobis disesuaikan bagi pelaku usaha tentang apa yang mau ia jual.[rry]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya