Berita

Gina Haspel/Net

Dunia

Gina "Trump's Darling" Haspel Menjadi Direktur Baru CIA

RABU, 14 MARET 2018 | 00:17 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

SECARA mengejutkan, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump akhirnya mengumunkan "resuffle cabinet" dengan memecat Rex Tillerson sebagai Menteri Luar Negeri.

Kemudian menggeser posisi Michael Richard Pompeo (Mike) dari posisi semula sebagai Direktur Dinas Rahasia CIA menjadi Menteri Luar Negeri menggantikan Rex Tillerson.

Selanjutnya, Wakil Direktur CIA Gina Haspel ditunjuk menjadi Direktur CIA yang baru menggantikan Mike Pompeo.


Siapakah Gina Haspel?

Seperti yang diungkapkan Presiden Donald Trump kepada wartawan di White House, Gina akan menjadi perempuan pertama yang akan memimpin CIA.

Gina diperkirakan saat ini berusia 61 tahun.

Tak ada satu orangpun yang mengetahui data diri wanita ini.

Ia sangat misterius.

Gina sudah bekerja selama 33 tahun di CIA.

Namanya dikaitkan dengan praktek kekerasan saat menginvestigasi teroris pada era kepemimpinan Presiden George W. Bush.

Ia memimpin penjara rahasia pertama milik CIA di Thailand yang dikhususkan untuk menahan gerombolan teroris dari jaringan Al Qaeda.

Yang menarik tentang Gina adalah saat ia tak bisa lagi menyembunyikan siapa dan bagaimana dirinya di hadapan umum.

Selama puluhan tahun, tak ada satu fotopun di dunia maya yang memuat foto dan data diri Gina.

Hingga akhirnya Gina harus menghadiri acara makan malam pemberian penghargaan William J. Donovan pada tanggal 21 Oktober 2017 di Washington DC.

Penampilannya dalam acara makan malam itu menjadi foto dan video pertama yang menghadirkan sosok Gina.

Ia sungguh misterius.

Ia sudah menikah atau belum, tak ada yang tahu.

Gina Haspel resmi menjadi Wakil Direktur CIA pada 7 Februari 2017.

Untuk bisa menempati posisi sebagai Direktur CIA, Gina harus mendapatkan konfirmasi (persetujuan) dari Komite Intelijen di Senat Amerika yang dipimpin oleh Senator Richard Burr dari Partai Republik (GOP).

Hearing atau rapat dengar pendapat semacam "fit and proper test" harus dijalani Gina pada pekan pertama bulan April 2018.

Pujian atas diri Gina datang dari mantan Direktur CIA John O. Brennan.

Menurut Brennan, Gina memiliki begitu banyak catatan yang baik menyangkut integritasnya.

Brennan yang menjadi Direktur CIA dari tahun 2013-2017 di era kepresidenan Barack Obama memuji penunjukan Gina sebagai Direktur CIA yang baru.

Naiknya Gina sebagai Direktur CIA memang cukup mengejutkan.

Sebab ada dua nama lain yang dispekulasikan bisa menjadi Calon Direktur CIA menggantikan Mike Pompeo yaitu Senator Tom Cotton dari Arkansas dan Mark Geist, Veteran Marinir yang menjadi survivor dari Serangan Benghazi tgl 11 September 2012.

Senator Tom Cotton cukup dekat dengan Presiden Trump. Diantaranya ia menjadi pembicara yang mendukung pencapresan Donald Trump dalam acara Konvensi Nasional Partai Republik di Cleveland, Ohio, pada bulan Juli 2016.

Sedang Mark Geist yang akrab dipanggil Oz, merupakan sahabat dekat dari salah seorang putra Presiden Trump yaitu Donald Trump Jr (Don).

Tapi kini, tampuk kepemimpinan CIA diserahkan Donald Trump kepada seorang wanita.

Terlepas dari segala kontroversinya, penunjukan Gina Haspel tampaknya membuktikan kebenaran dari julukan khusus yang diberikan sebagian pihak di Amerika terhadap sosok misterius Gina.

Julukannya adalah "Trump Darling". [***]

Penulis adalah wartawan senior

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya