Berita

Firman Leksmono/Siloam

Kesehatan

Hindari Gagal Jantung Dengan Rutin Berlari

SELASA, 13 MARET 2018 | 14:08 WIB | LAPORAN:

Warga di kota Baubau Buton di Sulawesi Tenggara kini tak perlu khawatir akan minimnya pelayanan kesehatan gagal jantung.

Pasalnya, rumah sakit Siloam Buton telah melengkapi secara menyeluruh fasilitas tersebut guna mendukung pelayanan dan penyembuhan penyakit gagal jantung bagi para pasien di kota Buton. Kelengkapan fasilitas itu adalah alat medis tes darah, pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG) dan pemeriksaan Ekokardiogram.

Dokter spesialis penyakit jantung RS Siloam Buton, dr. Firman Leksmono mengatakan, keseluruhan fasilitas berstandar internasional dan mengacu bahwa Siloam Hospital Buton merupakan Rumah Sakit  rujukan di Kota Baubau dan sejumlah daerah di kepulauan Buton.


"Mulai saat ini penanganan medis gagal jantung sudah sangat lengkap di Siloam Buton. Termasuk penanganan UGD bagi pasien gagal jantung akut atau sesak nafas hebat. Dan bagi pasien dengan kondisi berat akan langsung rawat ke ICU. Kami monitor selama dua hingga tiga hari serta rawat jalan.  dikontrol terus oleh dokter jantung,” tutur Dokter spesialis penyakit jantung RS Siloam Buton, dr. Firman Leksmono,Sp.JP FIHA saat menggelar Media Gathering, baru-baru ini.

Dalam sesi media gathering, Firman Leksmono turut menyampaikan mengenai gejala umum gagal jantung yang paling sering didapatkan yakni napas terasa pendek atau sesak napas terutama saat berbaring terlentang atau beraktifitas berat.

Sering terbangun tengah malam karena sesak napas, cepat capek, bengkak pada perut dan kaki, dan beberapa gejala lain yang tidak terlalu spesifik, termasuk gejala umum gagal jantung.

"Karenanya jalan terbaik adalah hidup sehat dan deteksi dini," imbuh Firman Leksmono.

Selain menjaga pola makan, rutin berolahraga 30 menit  sebanyak tiga hingga empat kali seminggu merupakan cara terbaik menghindari penyakit gagal jantung. Adapun olahraga yang dianjurkan bagi kesehatan jantung yakni berlari, jogging, renang, dan bersepeda, serta hal lain yang perlu dihindari yakni rokok dan minuman beralkohol.

"Kalau kita rajin berolahraga pembuluh darah di jantung kita akan tumbuh  banyak, sehingga pada saat kita serangan jantung di pembuluh darah A maka pembuluh darah lainnya bisa menyuplai pembuluh darah yang buntu," imbuh Firman Leksmono mengingatkan.

Setiap tahun diperkirakan 17,5 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular, yang berkontribusi terhadap 31 persen kematian di dunia. Dari data yang didapatkan penderita gagal jantung diseluruh dunia diperkirakan sebanyak 23 juta orang.

Berdasarkan data dari American heart association pada tahun 2000 sebanyak 4,7 juta orang di amerika menderita gagal jantung, dan peningkatannya sangat signifikan setiap tahunnya yakni sebanyak 550.000 kasus baru per tahun.

Gagal jantung juga menghabiskan dana perawatan yang cukup tinggi di beberapa negara termasuk Indonesia. Dari data BPJS sendiri pada tahun 2016 pembiayan penyakit katastropik salah satunya penyakit jantung mencapai hampir 14,6 triliun.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya