Berita

Eddy Kusuma Wijaya/RMOL

Politik

Eddy Kusuma Wijaya: Ketua KPK Selalu Mencari Pencitraan

KAMIS, 08 MARET 2018 | 09:59 WIB | LAPORAN:

. Pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo yang mengatakan ada sejumlah calon kepala daerah yang berpotensi kuat menjadi tersangka, tidak mencerminkan dia sebagai penegak hukum

Demikian diungkapkan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Irjan Pol. (Purn) Eddy Kusuma Wijaya saat dihubungi redaksi, Kamis (8/3).

Eddy menduga Agus dengan pernyataannya itu sekedar mencari sensasi dan pencintraan.


"Pernyataan Pak Agus itu bukan pernyataan seorang penegak hukum. Tapi itu pernyataan seorang yang selalu mencari pencitraan," ujarnya.

Eddy menyebut Agus seperti lupa bahwa dalam penegakan hukum masih ada praduga tidak bersalah. Termasuk juga penetapan seseorang bersalah secara hukum hanya bisa dilakukan pengadilaan.

"Ada orang dibilang tersangka. Orang tersangka belum tentu bersalah di dalam proses penegakan hukum tapi dia sudah boleh diproses. Kalau diurutkan kan dia tersangka, terdakwa, baru dia orang yang (dinyatakan) bersalah setelah diputuskan oleh sidang pengadilan," jelasnya.

Sebagai ketua KPK, lanjut Eddy, maka Agus harusnya bisa menjaga ucapannya. Jangan kemudian mengesankan KPK terjun dalam politik praktis dengan pernyataan akan mentersangkakan calon kepala daerah yang tengah bertarung.

"(KPK) ada unsur politisnya, ada unsur pencitraannya. Masa mengancam seperti itu," pungkasnya. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya