Berita

Capitol Hill/Amelia Fitriani

Dunia

Senat AS Setujui RUU Perjalanan Untuk Taiwan, China Geram

KAMIS, 01 MARET 2018 | 13:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Senat Amerika Serikat pada Rabu (28/2) mengeluarkan undang-undang perjalanan yang mempromosikan hubungan Amerika Serikat dengan Taiwan.

RUU tersebut mengatakan bahwa seharusnya kebijakan Amerika Serikat mengizinkan pejabat di semua tingkat melakukan perjalanan ke Taiwan untuk bertemu dengan rekan-rekan mereka di Taiwan serta sebaliknya, mengizinkan pejabat tinggi Taiwan untuk memasuki Amerika Serikat dalam kondisi yang penuh hormat dan bertemu dengan pejabat Amerika Serikat.

Hal itu mendorong ekonomi Taiwan dan perwakilan budaya kedua negara untuk melakukan urusan bilateral.


RUU itu disetujui dengan suara bulat di senat. Namun belum ada komentar dari Gedung Putih dan soal apakah Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan menandatangani undang-undang tersebut.

Namun demikian, RUU itu berpotensi membuat China geram. Mengingat RUU itu akan mempromosikan hubungan Amerika Serikat dan Taiwan. Sedangkan China menganggap Taiwan adalah provinsi yang patuh dan bagian integral dari "satu China".

Dengan demikian, bagi China, Taiwan tidak memenuhi syarat untuk melakukan hubungan antar-negara.

Belum ada komentar yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri China mengenai hal ini.

Nmaun Kementerian Luar Negeri Taiwan mengucapkan terima kasih kepada Amerika Serikat atas dukungan suara bulat untuk undang-undang tersebut dan untuk sikap pemerintah Amerika Serikat yang semakin bersahabat dan terbuka terhadap Taiwan.

"Kementerian Luar Negeri akan terus mengembangkan hubungan kerja sama yang lebih substantif dengan Amerika Serikat, untuk mempromosikan nilai bersama kedua belah pihak dan kepentingan yang saling menguntungkan," begitu bunyi keterangan tersebut seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya