Berita

Mahatma Gandhi/Net

Dunia

Surat Berisi Pujian Mahatma Gandhi Pada Yesus Dilelang

KAMIS, 01 MARET 2018 | 09:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah surat langka yang pernah ditulis oleh Mahatma Gandhi dilelang mulai harga 50 ribu dolar AS.

Surat itu, yang diberi tinta samar dan dengan tanda tangan Ghani ditulis pada tahun 1926 dan ditujukkan kepada Milton Newberry Frantz, seorang pemimpin agama Kristen di Amerika Serikat.

Di dalam surat itu, Mahatma Gandhi yang adalah seorang penganut agama Hindu mengungkapkan rasa hormat terhadap semua kepercayaan dan keyakinan.


Gandhi juga memuji Yesus Kristus, tokoh sentral Kekristenan.

Menurut Raab Collection, agen dokumen historis yang menjual surat itu, inilah satu-satunya surat yang diketahui pernah ditulis oleh Gandhi yang menyebutkan tentang Yesus.

"Saya belum bisa bergerak melampaui keyakinan bahwa Yesus adalah salah satu guru besar umat manusia," tulis Gandhi.

Surat itu dijual ke Raab Collection oleh seorang pria di Amerika Selatan yang memiliki sekumpulan dokumen sejarah yang dia kumpulkan di tahun 1960an.

"Kami turun dan membeli koleksi itu," kata Nathan Raab, presiden Raab Collection seperti dimuat CNN.

"Itu surat emosional yang kuat," sambungnya.

Untuk dokumen ini secara khusus, para ahli memeriksa kertas yang digunakan, tinta, tipografi dan tempat Gandhi didokumentasikan pada saat surat itu ditulis.

"Gandhi punya tinta khusus yang dia gunakan," kata Raab.

Ketika surat itu ditulis Gandhi adalah pemimpin Kongres Nasional India, sebuah partai politik yang mendorong negara yang luas untuk memisahkan diri dari Kerajaan Inggris.

Gerakan tanpa kekerasannya berhasil dua dekade kemudian ketika Inggris memberi India kemerdekaannya pada tahun 1947.

Surat itu sekaligus menunjukkan rasa hormat Gandhi terhadap agama-agama lain.

"Saya pikir pesan toleransi," tambahnya. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya