Berita

Politik

RR: Nasib Kaki Lima Harus Dibela!

Napak Tilas Di Trowulan
MINGGU, 25 FEBRUARI 2018 | 17:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Usai kunjungan ke Pasuruan, Jawa Timur, untuk menyinggahi Klenteng, sejumlah pesantren, dan berdialog dengan para kiai berkaitan dengan upaya menjaga kerukunan antar umat dan dalam rangka Hari Raya Imlek pada pekan lalu, tokoh nasional Dr. Rizal Ramli hari ini melakukan napak tilas sejarah dan budaya bangsa dengan mengunjungi Pendopo Agung Hamukti Palapa Gajah Mada di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Pendopo Agung Hamukti Palapa Gajah Mada merupakan bagian dari komplek Sitihinggil Raden Wijaya, raja pertama dan pendiri kerajaan Majapahit.
 
Di tempat dulu Maha Patih Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa ini, Rizal Ramli juga didaulat memberikan sambutan dalam HUT ke 25 Asosiasi Pedagang Kali Lima Indonesia (APKLI).

Dalam acara yang dihadiri oleh ribuan pedagang kaki lima dari berbagai daerah di Indonesia itu Rizal Ramli menekankan kembali pentingnya keberpihakan kapada elemen golongan masyarakat lemah seperti para pedagang kaki lima, yang dari masa ke masa kondisinya tidak banyak berubah karena tidak adanya keberpihakan dari pemerintah.


''Kaki lima selama ini cuma dianggap hiasan ketika sektor lain tidak bisa menampung. Sejauh ini belum pernah ada langkah-langkah supaya kaki lima dihormati, padahal sumbangannya kepada perekonomian nasional cukup besar,'' tegas Rizal Ramli.

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur yang juga Menko Maritim dan Sumber Daya era Presiden Jokowi ini menekankan, berbagai perizinan yang mempersulit usaha kaki lima harus dihapus. Bahkan Rizal mendesak dilakukan pembebasan pajak kepada para para pedagang kaki lima berskala kecil, hingga penghasilannya bisa mencapai Rp 500 juta per tahun.

"Harus ada pemberian kredit tanpa jaminan, tetapi dengan berlandaskan riwayat pinjaman," sambung Rizal.

Yang menarik dari kunjungan Rizal Ramli di kawasan komplek Raden Wijaya dan Pendopo Gajah Mada, Trowulan, Mojokerto ini ternyata Rizal Ramli pada sekitar tahun 1982 pernah berdomisili di Mojokerto, yaitu pada saat menjadi field coordinator reformasi BRI (Bank Rakyat Indonesia) Unit Desa yang kala itu produknya Simpedes dan Kumpedes.

Sementara itu Ketua Umum APKLI dr Ali Mahsum dalam pidatonya mengatakan,para pedagag kaki lima dapat menjadi elemen pembangkit pertumbuhan ekonomi nasional. Namun dia prihatin, perekonomian nasional saat ini mirip dengan kondisi Nusantara di abad 13 yaitu fase rawan dimana kekuatan asing yang direpresentasikan oleh Kublai Khan (salah satu pemimpin Mongol yang mengagresi China) mencoba menguasai Nusantara.

Tetapi usaha ini disikapi secara cerdik  oleh Pangeran Wijaya, selain berhasil mengusir kekuatan asing Kublai Khan, Raden Wijaya juga berhasil mendirikan Majapahit setelah mengalahkan Kertanegara dengan bantuan tentara Kublai Khan. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya