Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jepang Bersiap Bangun Gedung Kayu Tertinggi Di Dunia

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 | 06:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah perusahaan Jepang berencana untuk membangun gedung pencakar langit berbahan kayu tertinggi di dunia. Rencana itu dibuat untuk menandai ulang tahun ke-350 di tahun 2041 mendatang.

Perusahaan Jepang itu adalah Sumitomo Forestry. Dalam sebuah keterangan, pihak perusahaan mengatakan bahwa 10 persen dari gedung kayu tertinggi di didunia yang dirancang untuk mereka bangun bernama menara W350 itu akan dikombinasikan dengan sekitar 180.000 meter kubik kayu asli serta dilengkapi dengan pepohonan dan dedaunan di balkon di setiap tingkat.

Menara W350 itu rencananya akan memiliki 70 tingkat dan akan digunakan untuk kantor, toko, hotel dan rumah.


Bukan hanya itu, seperti dimuat BBC, gedung juga rencananya akan diperkuat dengan struktur tabung serta kawat pengatur getaran getaran diagonal di tengah kolom kayu dan baja 350 meter yang berfungsi untuk melindungi terhadap gempa biasa Tokyo.

Biaya proyek yang diproyeksikan sekitar 600 miliar yen atau sekitar dua kali lipat biaya pencakar langit konvensional dengan ukuran yang sama.

Namun Sumitomo mengatakan, pihaknya memperkirakan biaya akan turun sebelum selesai karena terobosan teknologi.

Saat ini, gedung kayu tertinggi di dunia adalah sebuah blok 53 meter yang adalah flat siswa di Vancouver, Kanada. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya