Berita

Unjuk rasa di Kiev/The Guardian

Dunia

Ribuan Orang Turun Ke Jalan Desak Presiden Mundur

SENIN, 19 FEBRUARI 2018 | 10:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ribuan pendukung mantan pemimpin Georgia yang dideportasi, Mikheil Saakashvili turun ke jalanan ibukota Kiev menuntut pemakzulan presiden Ukraina akhir pekan kemarin.

Ada sekitar 10.000 orang mengambil bagian dalam demonstrasi tersebut. Mereka membawa spanduk yang menggambarkan Presiden Petro Poroshenko dengan garis merah yang ditarik di atas wajahnya. Para demonstran meneriakkan "impeachment", "pengunduran diri" dan "Poroshenko adalah pencuri".

Untuk diketahui, Saakashvili yang berusia 50 tahun adalah mantan gubernur wilayah Odessa Ukraina. Dia pernah menjadi sekutu Poroshenko namun kemudian menjadi salah satu kritikus terbesarnya.


Kiev menuduh Saakashvili mencoba untuk melakukan kudeta yang disponsori oleh sekutu mantan presiden Ukraina yang didukung Kremlin Viktor Yanukovych. Tuduhan itu disangkalnya.

Dia ditahan oleh pria bertopeng di sebuah restoran di pusat Kiev dan dideportasi ke Polandia pada hari Senin pekan lalu.

Penjaga perbatasan negara bagian mengatakan bahwa dia telah tinggal di Ukraina secara tidak sah dan dikirim ke negara tersebut dari tempat dia semula datang.

Selasa pekan lalu, Saakashvili memberikan sebuah konferensi pers di Warsawa dan mengatakan bahwa matanya telah ditutup dan dilarikan oleh sejumlah orang ke dalam van, kemudian dengan helikopter, ke bandara internasional Kiev. Dia kemudian diterbangkan ke Polandia dan kemudian ke Belanda. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya