Berita

Foto/Net

Dunia

Amankan Jalur Mudik Imlek, China Kerahkan Kapal & Heli

2,98 Miliar Perjalanan Saat Tahun Baru
SABTU, 17 FEBRUARI 2018 | 09:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sedikitnya 72 unit kapal dan 20 unit helikopter dikerahkan ke wilayah perairan China untuk memastikan keamanan jalur mudik selama musim liburan Tahun Baru Imlek.

Tahun Baru Imlek atau per­ayaan musim semi merupakan peristiwa penting bagi warga China, Hong Kong, Makau, dan Taiwan atau keturunan Tionghoa lainnya di seluruh dunia untuk berkumpul bersama keluarga.

Puncak kepadatan arus mudik Imlek berlangsung selama 40 hari mulai 1 Februari hingga 12 Maret 2018. Bahkan diperkira­kan 2,98 miliar perjalanan yang dilakukan warga China selama periode tersebut.


Du Haipeng selaku penang­gung jawab kapal yang bekerja di bawah arahan Kementerian Perhubungan China, menyebut­kan Teluk Bohai, Selat Taiwan, dan Selat Qiongzhou menjadi jalur perairan yang ramai pe­mudik pada musim liburan Imlek.

Sedikitnya 20 unit kapal dan 20 unit helikopter disiagakan di wilayah perairan yang terben­tang dari Laut Kuning di wilayah timur laut hingga sekitar Pulau Hainan di wilayah selatan dara­tan China itu.

Kemenhub China juga mengerahkan beberapa kapal untuk mengatasi kasus darurat di area pelayaran kapal kargo dan kapal pencari ikan, termasuk di muara Sungai Yangtze dan muara Sungai Mutiara serta perairan lepas pantai Zhoushan di wilayah timur.

Untuk mencegah pembekuan air laut yang menghambat jalur pelayaran di Teluk Bohai, tiga unit kapal sudah disiagakan.

"Seiring dengan meningkat­nya para pemudik dari China menuju Taiwan melalui jalur laut, Kemenhub telah mengirim­kan dua unit kapal dan tiga unit helikopter ke perairan lepas pantai Kota Xiamen, Provinsi Fujian," terang Du Haipeng staf Kemenhub China.

Peningkatan arus pemudik melalui jalur laut itu diduga se­bagai dampak dari perselisihan jalur udara di atas Selat Taiwan baru-baru ini.

Sebanyak 50 unit kapal lainnya dan 10 regu kegawatdaruratan juga telah disiagakan. Hampir 4.000 personel memantau jalur transportasi sungai dan laut selama 24 jam sepanjang musim mudik Imlek yang dikenal dengan sebu­tan "Chunyun" itu. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya