Berita

Politik

Baru Dua Kementerian Laksanakan Program Padat Karya

RABU, 14 FEBRUARI 2018 | 22:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Hingga saat ini baru dua kementerian yang telah melaksanakan program padat karya. Dua kementerian tersebut yakni Kemendes PDTT dan Kementerian PUPR.

Demikian disampaikan Presiden Jokowi saat meninjau proses pengerukan Sungai Wai Hatukau di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu (14/2). Pengerukan sungai ini menggunakan anggaran dana desa dengan sistem cash for work atau padat karya.

Jokowi meyakinkan bahwa program yang bertujuan memberikan pendapatan lebih kepada masyarakat tersebut akan terus berjalan disusul oleh kementerian/lembaga lainnya.


"Ini (pengerukan) padat karya tunai di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Yang jalan sekarang baru dua, Kementerian PU dan Kementerian Desa, nanti kementerian lain menyusul," ujarnya kepada wartawan.

Terkait hal tersebut, Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo mengatakan, pengerukan sungai di Desa Batu Merah dilakukan berdasarkan kesepakatan warga, untuk mengantisipasi pendangkalan. Pengerukan sengaja dilakukan dengan memberdayakan warga setempat untuk membangkitkan ekonomi desa.

"Pak Presiden minta masyarakat yang bekerja untuk dipastikan dibayar," ujarnya.

Ia mengapresiasi Kota Ambon yang menjadi salah satu daerah yang pertama melakukan pencairan dana desa tahap pertama. Dengan begitu, program padat karya dapat dengan diterapkan sehingga warga segera mendapatkan pekerjaan.

Penyaluran dana desa tahun ini lanjutnya, dilakukan melalui tiga tahap yakni bulan Januari, Maret, dan Juli, berbeda dengan tahun lalu (2017) yang disalurkan dua kali yakni Maret dan Agustus. Selain itu proses pengawasan juga diperketat dengan melibatkan kepolisian dan kejaksaan.

"Tahun lalu kita baru mulai pencairan bulan Maret, sekarang beda. Januari sudah bisapencairan supaya tidak ada jeda," terangnya.

Soal pengawasan, Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, telah rutin melakukan evaluasi proyek dana desa per tiga bulan sekali. Ia juga aktif melakukan pengawasan terhadap camat dan kepala desa untuk memastikan program dana desa dilaksanakan dengan baik.   

"Setiap tiga bulan kita evaluasi. Ini (padat karya) bukan pertama dilakukan kalau di Ambon ini. Tapi karena bertepatan dengan musim hujan, kita siapkan antisipasi meluapnya sungai dalam bentuk partisipasi masyarakat seperti ini," ujarnya.  

Untuk diketahui dalam kunjungan tersebut Menteri Eko juga memberikan bantuan dana untuk modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) seperti BUMDes Hative Kecil, Desa Rumah Tiga, dan Desa Batu Merah dengan total Rp 750 juta untuk 15 BUMDes. Masing-masing BUMDes mendapatkan Rp 50 juta. Selain itu Menteri Eko juga memberikan bantuan usaha untuk 15 Kelompok Usaha Ekonomi dengan total Rp 600 juta, dengan masing-masing mendapatkan Rp 30 juta.[dem]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya