Berita

Foto/RMOL

Bisnis

Rizal Ramli Setuju Penyuluh Tani Terima Tunjangan Sertifikasi

RABU, 14 FEBRUARI 2018 | 06:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Selain dari petani, ekonom senior yang juga tokoh perubahan Indonesia Rizal Ramli menerima keluhan dari penyuluh pertanian lapangan saat menghadiri panen raya Sahabat Tani di Desa Penggalang, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (13/2).

Para penyuluh mengeluhkan ketidakjelasan tunjangan sertifikasi.

"Mudah-mudahan Pak Rizal bisa menyampaikan masalah ini kepada pak presiden, kepada pak menteri (pertanian). Harapan kami ke Pak Rizal membantu bagaimana PPL mendapat tunjangan sertifikasi," kata Sukarna Saijan, PPL yang bertugas di Ciruas.


Tunjangan sertifikasi merupakan amanat UU 16/2006. Tunjangan ini diterima tenaga penyuluh pertanian yang telah lulus sertifikasi profesi di luar tunjangan fungsional.

"Undang-undangnya tahun 2006 tapi sampai Pak SBY lengser belum keluar keppresnya. Mohon maaf sampai sekarang keppresnya belum keluar juga. Nah Pak Rizal kan mantan menteri, pasti dekat dengan presiden dan menteri (pertanian), makanya kami berharap difiasilitasi," ucap Sukarna.

Sukarna sudah jadi penyuluh 32 tahun. 1 Juli 2018 nanti dia pensiun. Selain Sukarna ada lima penyuluh lainnya di Kecamatan Ciruas, di mana seorang penyuluh bertugas untuk tiga desa.

Menanggapi keluhan tersebut Rizal Ramli mengatakan akan menyampaikannya ke Presiden Jokowi dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Rizal sangat setuju penyuluh mendapatkan tunjangan sertifikasi.

"Memang petani sudah puluhan tahun, bergenarasi-generasi biasa nanam tapi kan ada teknik baru, teknologi baru yang perlu dikawal oleh penyuluh. Jadi saya minta pemerintah memperhatikan penyuluh-penyuluh ini agar mereka nyaman sehingga kerjanya all out. Kalau status tidak jelas gaji tidak jelas, bagaimana mereka mau mikirin petani," tukas RR, demikian mantan penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa ini disapa.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya