Berita

Net

Nusantara

Indonesia Dan Brasil Tingkatkan Kerja Sama Bidang Peternakan

SELASA, 13 FEBRUARI 2018 | 03:43 WIB | LAPORAN:

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita menerima kunjungan Wakil Menteri Pertanian Brasil Eumar Roberto Novacki di kantornya, Jakarta, Senin (12/2).

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan antara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan Roberto Novacki yang dilaksanakan sebelumnya.  

"Pertemuan ini untuk menjalin hubungan bilateral dua negara agar makin erat. Serta untuk memanfaatkan peluang kerja sama yang dapat dilakukan oleh kedua negara," jelas Ketut.


Menurutnya, untuk memperkuat kerja sama bilateral, pemerintah Brazil menyampaikan beberapa tawaran kerja sama, di antaranya keinginan melakukan kerja sama dalam memenuhi kekurangan pasokan daging sapi di Indonesia. Brasil melihat  konsumsi protein hewani di Indonesia masih sangat rendah dibandingkan negara ASEAN lainnya sehingga perlu ditingkatkan.

"Mereka sampaikan bahwa sapi di salah satu negara bagian Brasil memiliki populasi 14 juta ekor dengan sistem pemeliharaan yang efisien, sehingga harga daging sapi di negara mereka dapat lebih murah," kata Ketut.

"Brasil mengundang Indonesia untuk melihat langsung sistem kesehatan hewan dan jaminan keamanan pangan di negara mereka. Juga menawarkan untuk kerja sama dalam perbaikan mutu genetik, pakan, food safety dan treacibility," tambahnya.

Ketut mengungkapkan, Indonesia memang masih memerlukan pasokan sapi dari negara lain karena produksi dalam negeri masih belum mencukupi.

"Bagi kami ini sangat bagus asal memenuhi persyaratan teknis," katanya.

Dalam pertemuan, Indonesia juga memanfaatkan peluang kerja sama dengan menawarkan ekspor obat hewan ke Brasil, mengingat Indonesia saat ini sudah mengekspor ke 57 negara dengan nilai Rp 27,674 triliun pada 2017. Selain kerja sama dalam peningkatan mutu genetik pada sapi, Indonesia ingin mengembangkan jenis rumput dari Brasil serta mendatangkan investor negara itu untuk membangun breeding farm.

"Kami juga ingin orang-orang Indonesia diberikan kemudahan untuk dapat belajar tentang breeding dan manajemen pakan ternak di Universitas Brasil. Kami ingin ada Brasil mini di Indonesia," papar Ketut.

Roberto Novacki mengaku siap untuk bertukar teknologi, dan tindak lanjut kerja sama akan dilakukan dengan mengaktifkan lagi working grup antar dua negara yang sudah lama vakum.

Pihak Brasil juga menekankan bahwa niatnya mengekspor tidak untuk menyaingi produksi dalam negeri Indonesia akan tetapi untuk mengisi kekurangan pasokan dalan meningkatkan konsumsi protein hewani melalui konsumsi daging di Indonesia.  Brasil berharap dapat membantu Indonesia dalam mengembangkan peternakan nasional melalui berbagai kerja sama antar kedua negara. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya