Berita

Dubes Mansyur usai pertemuan dengan pimpinan Fonsis/KBRI Dakar-Senegal

Dunia

Senegal Gandeng Kabupaten Boalemo Untuk Kerja Sama Pohon Aren

SENIN, 12 FEBRUARI 2018 | 06:21 WIB | LAPORAN:

Sebagai sama-sama negara anggota OKI, Indonesia berkomitmen untuk membantu Senegal dalam bidang pengolahan pohon aren karena diarasakan sangat urgent dan tepat guna untuk diterapkan di negara tersebut.

Hal ini disampaikan oleh M. Amar Ma’ruf, wakil dari kantor KUKPTTOKI ketika bertemu dengan pimpinan Fond Sovereign Senegal (Fonsis) di Dakar pada awal pekan ini.

Amar menyatakan, Senegal patut diberikan perhatian untuk menerima best practices atau yang biasa dikenal dengan program reverse linkage (pertukaran model terbaik) terkait pengolahan pohon aren.


Di mata Senegal, Indonesia merupakan sebuah model pembangunan khususnya dalam hal penelitian produk kehutanan dan pertanian.

Dengan adanya reverse linkage diharapkan dapat memperkaya rujukan dan penerapan aplikasi teknologi tepat guna bagi Senegal.

Sebagai tindak lanjutnya, Fonsis akan berkunjung ke Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Boalemo untuk menjajaki kerja sama tersebut. Diindikasikan oleh pimpinan FONSIS kunjungan akan dilakukan pada bulan April sebelum pelaksanaan Indonesia-Africa Forum 2018.

Dubes Mansyur yang memimpin delegasi RI dalam pertemuan dengan pimpinan Fonsis menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan mengajak berkunjung ke Kabupaten Boalemo.

"Fonsis diharapkan dapat memfasilitasi kerja sama antara Provinsi Ziguinchor dan Kabupaten Boalemo-Gorontalo agar kedua negara sama-sama dapat merasakan manfaat dan keuntungan dari kerja sama ini," ujar Dubes.

Dikabarkan Fonsis memiliki aset modal mencapai 1 miliar Dolar AS.

Tumbuhnya lembaga-lembaga pendanaan nasional seperti Fonsis yang berkiprah di bidang investasi sektor unggulan, seperti pertanian, energi dan pertambangan diyakini dapat mendorong sekaligus membuka peluang kegiatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya