Berita

Politik

PDIP Kembali Bantu Warga Asmat, Freeport Bantu Apa?

JUMAT, 09 FEBRUARI 2018 | 03:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDIP kembali memberikan bantuan kemanusiaan atas Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah campak dan gizi buruk di Distrik Fayit, Kabupaten Asmat, Papua.

Bantuan kedua ini merupakan tindak lanjut dimana sebelumnya Baguna PDIP sudah mengirim sembilan tenaga medis untuk membantu pasca musibah dan bencana.

Wakil Ketua Baguna DPP PDIP, Tigor Doris mengatakan, bantuan yang diberikan berupa tenaga kesehatan, bantuan sandang pangan, obat-obatan dan mainan untuk anak-anak. Adapun tenaga medis akan menanggani pasien anak-anak menderita gizi buruk, ISPA, dan diare, maupun orang dewasa yang kurang gizi.  


"Ada 19 distrik yang telah berhasil diberikan pengobatan oleh tim medis dari Baguna PDIP, diantaranya Distrik Fayit, Tauro, Pirien, Bagair dana Nanai," kata Tigor, Kamis (8/2).

Tigor menjelaskan, setelah selesai melakukan pengobatan terhadap pasien campak dan gizi buruk, tim Baguna akan memberikan edukasi tentang kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Asmat.

Menurut Tigor, salah satu penyebab terjadinya KLB  tersebut karena minimnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. Misalnya pola gaya hidup masyarakat yang terbiasa mengolah makanan tidak higienis.

"Masalah campak dan gizi buruk di Asmat ini sudah terjadi sejak zaman Bung Karno, karena masyarakat  masih kurang pengetahuan tentang kesehatan. Kedua, sarana dan prasana kesehatan juga masih kurang. Jadi kita perlu berikan edukasi tentang kesehatan," jelas Tigor.

"Baru di zaman Presiden Jokowi ini masyarakat Papua diperhatikan," tambah Tigor.

Namun kader moncong putih ini menyesalkan kurangnya perhatian swasta terhadap musibah di Asmat. Seharusnya PT  Freeport yang mengelola SDA tanah Papua, menurut dia, ikut membantu masyarakat Asmat. Sebab selama ini Freeport hanya mengalokasikan bantuan tunai, sehingga budaya masyarakat tidak berubah.

"Mestinya lahan luas di Kabupaten Asmat bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, sungai dan laut juga dimanfaatkan untuk menangkap ikan, tentunya dengan alat tangkap yang memadai," usul Tigor.

Terakhir, Tigor mengimbau anggota DPRD di daerah yang mapan tidak terlalu sering ke Jakarta, namun lebih memperhatikan daerah terpencil seperti kabupaten Asmat.

"Lebih baik studi banding dengan pejabat dan legislator di daerah seperti Asmat, saya yakin lebih bermanfaat daripada hanya memberi kritik dari luar," pangkas Tigor.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya