Berita

HPN 2018/RMOL

Nusantara

Menteri Eko: Pedesaan Bukan Miskin Finansial, Tapi Miskin Pendidikan

RABU, 07 FEBRUARI 2018 | 22:10 WIB | LAPORAN:

Menteri Desa, Eko Putro Sanjoyo ungkapkan kesulitan dalam membangun dan mengembangkan desa di seluruh tanah air.

"Banyak desa kita ini bukan miskin secara finansial tetapi miskin pendidikan dan infrastruktur," ujar Eko saat diskusi bertema "Dialog Pers: Upaya Percepatan Pembangunan Daerah Melalui Dana Desa di Hotel Kyriad Bumi Minang, Kota Padang, Rabu (7/2).

Eko menyebut kesulitan tersebut bukanlan halangan untuk berusaha. Terlebih, Presiden Joko Widodo selalu gigih dalam membangun pedesaan untuk membesarkan dan menguatkan NKRI.


"Program Presiden Joko Widodo adalah membangun Indonesia dari pinggiran melalui alokasi anggaran dana desa yang menjadi pertama kali di Indonesia, APBN dialokasikan dana lebih besar untuk desa," jelasnya.

Ia pun secara terbuka menyaatakan bahwa tidak semua aparat desa memiliki kapasitas yang memadai dalama tata kelola keuangan. Tetapi, Kementerian Desa bertanggungjawab dalam membimbing dan mendampingi aparat desa sehingga memiliki kapasitas mengelola anggaran dalam pembangunan desa.

"Kalau boleh jujur memang sebetulnya banyak aparat desa itu tidak siap, banyak aprat desa itu tamatan SD dan fasilitas tidak secanggih kabupaten. Tetapi kalau itu tidak dimulai maka mereka tidak akan memulai dan selamanya tidak akan siap, begitu dikatakan Presiden," demikian Eko. [san]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya