Berita

SBY/net

Hukum

SBY: Perbincangan Firman Wijaya Dan Mirwan Amir Penuh Nuansa Set Up

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 17:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai persidangan kasus korupsi pengadaan KTP-el pada 25 Januari lalu penuh dengan rekayasa.

Dia menjelaskan bahwa dalam persidangan itu, secara tiba-tiba ada percakapan antara Firman Wijaya yang menjadi pengacara terdakwa Setya Novanto dengan mantan politisi Demokrat Mirwan Amir yang tiba-tiba menyeret namanya.

“Kita saksikan dalam sebuah persidangan yang sedang menyidangkan Setya Novanto tiba-tiba ada percakapan saksi dengan pengacara yang out of context. Menurut saya penuh nuansa set up,” ujarnya dalam jumpa pers di Kantor DPP Demokrat di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta, Selasa (6/2).


Tidak cukup sampai di situ, sambungnya, Firman Wijaya juga mengeluarkan pernyataan pers yang bias dan diarahkan untuk menuduh SBY sebagai orang besar yang mengintervensi proyek tersebut.

Namun demikian, SBY tetap meminta kader Demokrat tenang dan tidak emosional dalam menghadapi fitnah tersebut.

“Mari kita uji dengan tenang, dengan pikiran jernih, benar apa bohongkah tuduhan Mirwan Amir dan Firman Wijaya,” demikian SBY. [san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya