Berita

Pasukan AS/Net

Dunia

Mayoritas Pasukan AS Segera Tinggalkan Irak Dan Beralih Ke Afghanistan?

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 10:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan Amerika Serikat mulai meninggalkan Irak dan beralih ke Afghanistan, sebagai bagian dari kesepakatan antara Baghdad dan koalisi pimpinan Amerika Serikat.

Selama sepekan terakhir, puluhan tentara telah ditarik. Pada akhirnya, ada sekitar 60 persen tentara di Irak akan ditarik,

"Kehadiran koalisi yang terus berlanjut di Irak akan disesuaikan dengan kondisi, sesuai dengan kebutuhan dan berkoordinasi dengan pemerintah Irak," kata juru bicara koalisi Kolonel Angkatan Darat Ryan Dillon seperti dimuat Russia Today.


Seorang pejabat senior Irak yang dekat dengan Perdana Menteri Haider al-Abadi mengatakan 60 persen dari seluruh tentara AS yang saat ini berada di negara tersebut akan ditarik, dengan alasan sebuah kesepakatan yang dicapai antara Baghdad dan Washington.

Dengan demikian, ada sekitar 4.000 tentara Amerika Serikat yang akan terus melatih militer Irak.

Seorang wartawan di markas Al-Asad di Irak barat melaporkan bahwa pergerakan pasukan sedang berlangsung di fasilitas tersebut, yang tampaknya sesuai dengan akun kontraktor. Namun, pemerintah Irak mengatakan prosesnya belum dimulai secara resmi.

Berbicara kepada Associated Press dari markas tersebut, Angkatan Darat AS Letnan Satu William John Raymond mengatakan unitnya memiliki perubahan misi baru-baru ini dan segera mendukung sebuah teater operasi yang berbeda dalam beberapa bulan mendatang.

Dia menolak mengatakan di mana unitnya dipindah-tangankan.

Jika penarikan itu benar, ini merupakan yang pertama dari jenisnya sejak perang melawan kelompok militan ISIS diluncurkan lebih dari tiga tahun yang lalu. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya