Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pemprov DKI Perlu Antisipasi Banjir Dari Hulu

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 01:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemprov DKI diingatkan untuk melakukan antisipasi banjir dari daerah hulu. Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang terkait dapat berkoordinasi melakukan antisipasi.

"Imbauannya untuk para walikota, camat, Dinas Sumber Daya Air maupun instansi terkait, BPBD maupun Dinas Sosial, Satpol PP, untuk siap siaga mengantisipasi kemungkinan debit air yang naik atau banjir besar dari Bogor," kata Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Riano P Ahmad, Senin (5/2).

Dia berharap SKPD terkait dapat mengantisipasi khususnya di daerah aliran sungai. Selain itu, pompa-pompa air juga disiapkan guna mengurangi ketinggian banjir.


"Saya lihat sih sudah ada antisipasi ya dari beberapa titik. Tentunya dengan adanya antisipasi ini akan meminimalisir. Semoga jg bs daerah-daerah yang terkena kiriman air dari Bogor ini sudah bisa diantisipasi lagi dari sekarang. Intinya antisipasi daerah rawan banjir. Para SKPD terkait harus tanggap," ujar politisi PPP DKI Jakarta ini.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI telah memberikan peringatan kepada warga yang tinggal di bantaran kali agar emas pada banjir kiriman petang nanti. BPBD DKI status siaga I akan berdampak pada wilayah -wilayah seperti Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

BPBD DKI juga meminta warga agar bersiap dan mengemasi barang-barang penting serta waspada terhadap adanya potensi banjir lokal dan kiriman yang terjadi.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya