Berita

Foto/Net

Hukum

Dubes Argentina: Kami Sudah Melaporkan Kasus Pelarian Alum Ke Polisi

SENIN, 05 FEBRUARI 2018 | 22:34 WIB | LAPORAN:

Duta Besar (Dubes) Argentina, untuk Indonesia Ricardo Luis Bocalandro meminta Jorge Langone segera menyerahkan Alum Langone Avalos yang dilarikannya sejak bulan lalu. Apalagi, ibu kandung Alum, Elizabeth Avalos rela menjemput Alum di Indonesia.

Avalos rela ke Indonesia untuk menjemput Alum yang diduga dibawa lari oleh Jorge yang merupakan ayah kandung Alum bersama kekasihnya, Candela Gutierrez.

"Kami sudah melapor kepada polisi di Indonesia atas hilangnya Alum. Kami sudah mengkontak polisi," kata Bocalandro usai konferensi pers di kantornya, Senin, (5/2).


Bocalandro menjelaskan Alum, diambil Jorge secara paksa dari tangan Avalos. Padahal, secara hukum yang sah di Argentina, Alum berada di bawah hak asuh ibunya.

Alum diajak pergi keluar Argentina menuju Bolivia, lalu ke Brasil. Bahkan mereka sampai ke Ethiopia, Kuala Lumpur, Malaysia, lalu ke Jakarta hingga dilaporkan terlacak Jorge berada di Toraja, Sulawesi Selatan.

"Saya tak mempunyai informasi yang spesifik. Namun saya tahu pengadilan Argentina sudah mengontak interpol," ujar Bocalandro.

Pihaknya, kata Bocalandro, tahu kasus Alum dari Avalos. Selain itu juga dari foto-foto yang disebarkan melalui media sosial. Kedutaan juga berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan informasi jika melihat keberadaan Alum.

"Cirinya, berkulit putih, rambut cokelat panjang dengan tinggi badan 100cm. Sedangkan Langone berperawakan tinggi, rambut gondrong dan keriting. Serta Gutierrez, rambut sebahu dan bertubuh gemuk. Informasi terkait Alum dapat disampaikan melalui nomor darurat Kedubes Argentina 021-2303061 atau 0816-919121," kata Bocalandro. [nes]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya