Berita

Robbie Salam/whatsapp

Hukum

Penangkapan Robbie Buah Koordinasi DPR Dan Polisi

SENIN, 05 FEBRUARI 2018 | 20:42 WIB | LAPORAN:

Pimpinan DPR RI merespons ihwal penangkapan seorang pegawai negeri sipil di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI bernama Robbie Salam dalam kasus narkotika.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, mengatakan, penangkapan itu adalah buah dari kerjasama antara DPR dengan Kepolisian. Dia menyebutnya sebagai hasil koordinasi seperti yang disampaikan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), saat masih menjabat menjadi Ketua Komisi III DPR.

"Saya mendengar bahwa itu adalah hasil dari koordinasi yang disampaikan oleh Ketua DPR beberapa bulan yang lalu, sebelum menjabat Ketua DPR tetapi sebagai Ketua Komisi III," ujar Fahri saat ditemui di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/2).


Menurutnya, Bamsoet sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memberi tindakan kepada PNS di lingkungan DPR RI bila terbukti bersalah dalam penyalahgunaan narkotik dan obat-obatan terlarang.

"Beliau sudah berkoordinasi dengan kepolisian kalau ada pegawai DPR, kalau dia dengar ada yang macam-macam, suruh tangkap saja begitu. Dan saya dengar hari ini ditangkap," ungkap Fahri.

Robbie Salam ditangkap karena diketahui sering mengedarkan narkotik jenis sabu di Kelurahan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Robbie diciduk Tim Subdit 3 Resnarkoba Polda Metro yang dipimpin langsung oleh Kompol Sukamta pada pukul 14.30 WIB, Senin (5/2) .

Kini, pelaku tengah diperiksa Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, bersama barang bukti yaitu dua paket sabu dan satu alat hisap alias bong dan satu unit smartphone.

Pelaku terjerat perbuatan melanggar UU 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya