Berita

Net

Hukum

Suap RAPBD Jambi, KPK Garap Politisi Nasdem

SENIN, 05 FEBRUARI 2018 | 12:40 WIB | LAPORAN:

Sejumlah anggota DPRD Jambi hari ini (Senin, 5/2) diagendakan menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam perkara suap terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, guna melengkapi berkas perkara tersangka yang juga Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Arfan (ARN), pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap politisi Partai Nasdem Kusnidar.

"Kusnidar, anggota DPRD Jambi 2014-2019 diperiksa untuk tersangka ARN," katanya saat dikonfirmasi, sesaat tadi.


Selain Kusnidar, KPK juga mengagendakan pemeriksaan terhadap Mauli Pulungan. Sama seperti Kusnidar, anggota
DPRD Jambi ini keterangannya juga dibutuhkan guna melengkapi berkas perkara Arfan.

Kasus suap yang terjadi di Jambi terjadi antara eksekutif dan legislatif. Pihak eksekutif selaku yang diduga sebagai pemberi suap dalam kasus ini adalah Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, Asisten Daerah III Provinsi Jambi Saipudin, dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Arfan.

Sementara satu tersangka penerima suap adalah Supriono selaku anggota DPRD Jambi.

Uang Rp 4,7 miliar yang ditemukan KPK dalam operasi tangkap tangan diduga terkait pembahasan R- APBD Provinsi Jambi 2018. Menurut Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, uang diberikan agar anggota DPRD bersedia menghadiri rapat pembahasan Rancangan APBD.

Belakangan KPK melakukan pengembangan terhadap perkara suap ketuk palu ini dan menetapkan Gubernur Jambi Zumi Zola menjadi tersangka. Dia diduga menerima uang sebesar Rp 6 miliar yang diduga digunakan untuk menyuap para anggota DPRD. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya