Berita

Marc Marquez/Net

Olahraga

Marquez Kecam Larangan Grid Girl

MotoGP
SENIN, 05 FEBRUARI 2018 | 10:06 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Rider MotoGP, Marc Marquez memberikan dukungan kepada Liberty Media, yang melarang penggunaan Grid Girl atau mod­el wanita berpakaian minim di ajang Formula 1. Tapi, Marc Marquez menilai Gird Girl tidak harus dihilangkan.

Grid Girl amat lekat dengan dunia balap, terutama Formula 1 dan MotoGP. Marc Marquez berpendapat, aturan pakaian san­gat tepat jika diterapkan untuk Grid Girl, tanpa harus dihapus.

Praktek mempekerjakan wan­ita di lintasan telah menjadi menu utama Formula 1 selama beberapa dekade. Padahal, cara mereka berpakaian minim su­dah lama dikritik oleh banyak kalangan.


Sekarang penghapusan itu makin nyata mengingat Liberty Media ingin menjadikan Formula 1 sebagai ajang tontonan atau hiburan yang menarik untuk penggemar. Langkah pelarangan pun diambil.

Pro dan kontra mengenai penggunaan wanita di lintasan Formula 1 ikut dikomentari Marc Marquez. Seusai men­erima penghargaan Order of Sports Merit dari Federasi Sepada Motor Spanyol (RFME) di Madrid, dia berkata bahwa pembalap tidak diperkenankan untuk memutuskan sesuatu, tapi mereka bisa memberikan penda­patnya.

"Pendapat saya bahwa ini ada­lah pekerjaan yang melibatkan banyak laki-laki dan perempuan. Mereka berdedikasi untuk itu," jelas Marc Marquez seperti di­kutip dari Sport.

"Itu benar-benar terhormat. Tapi, saya mendukung menge­nai aturan pakaian yang tepat dalam banyak situasi, ini selalu berguna," tambah Marquez.

Marquez sudah kembali ke negaranya di Spanyol pasca menjalani tes pramusim pertama tahun ini di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia. Pembalap berusia 24 tahun masih terus mempersiapkan diri.

Pada pertengahan bulan ini, The Baby Alien akan kembali mengi­kut tes pramusim MotoGP. Kali ini pengujian dilakukan di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 16-18 Februari mendatang. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya