Berita

Foto/Net

Nusantara

Data Ulang Pemilu, Ketua RT Malah Dianiaya Warganya

SABTU, 03 FEBRUARI 2018 | 17:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Ketua RT Teguh Gunawan terpaksa harus beristirahat di rumah sakit (RS) akibat dianiaya oleh warganya sendiri yaitu Eko Sianipar.

Penganiayaan terjadi di Perumahan Taman Ubud, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat sore (2/2).

Akibat kejadian ini, anak kandung korban yakni Thalia Elita Gunawan melaporkan Eko Sianipar ke Polres Metro Tangerang.


Kapolres Tangerang Kota Kombes Pol. Harry Kurniawan menjelaskan penganiayaan yang terjadi di Perumahan Taman Ubud itu bermula saat korban yang juga ketua RT bermaksud melakukan pemutakhiran data pemilih untuk Pilkada Kabupaten Tangerang.

"Sesampainya korban dirumah Eko kemudian korban memarkirkan sepeda motornya di depan rumah Eko, tetapi ternyata saat itu Eko dan keluarganya sedang tidak ada di rumah sehingga korban mendatangi rumah tetangga sebelahnya," kata Harry dalam keteranganya, Sabtu (3/2).

Namun, lanjut Harry ketika korban mendatangi tetangga sebelah Eko, motor korban masih diparkirkan di depan rumah terlapor. Akhirnya pada saat Eko dan keluarga sampai di kediamannya, mobilnya tidak bisa masuk garasi lantaran motor korban menghalangi.
 
Setelah korban memindahkan sepeda motornya, lalu korban mengajak ngobrol Eko yang bermaksud untuk melakukan pendataan ulang pemilih.

"Tetapi terlapor emosi dan mengatakan dengan nada tinggi, 'nanti malam saja'," tutur Harry menjelaskan kesaksian korban.

Kemudian, lanjut Harry, ketika korban menjawab "jangan marah-marah lah pak", Eko malah mendorong korban hingga tersungkur kemudian memukul wajah korban hingga tiga kali.

"Akibat kejadian korban mengalami pendarahan di hidungnya selanjutnya korban dibawa ke RS Siloam Tangerang untuk mendapatkan perawatan akan dioperasi karena hidungnya patah," jelas Kombes Harry. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya