Berita

Alexandra Gottardo/Net

Blitz

Alexandra Gottardo, Ingin Rawat Terpidana Nenek Penebang Pohon

JUMAT, 02 FEBRUARI 2018 | 08:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sulit dibayangkan bagaimana Saulina Boru Sitorus akan men­jalani hari-harinya kelak di balik jeruji besi. Usianya sudah 92 tahun. Dan, untuk berjalan saja, dia harus dibantu sebatang tongkat.

Kemungkinan hidup di penjara itu harus dihadapi nenek yang biasa disapa Oppu Linda tersebut. Itu akan dijalani jika permohonan bandingnya tak dikabulkan.

Sebab, Senin (29/1), nenek malang itu divonis 1 bulan 14 hari oleh Pengadilan Negeri (PN) Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara. Hanya gara-gara menyuruh enam kerabatnya menebang pohon durian.


Kasus hukum yang belakangan viral itu ternyata menyita perhatian Alexandra Gottardo. Artis seksi asal Malang ini menulis surat ter­buka di Instagram. Ia ingin merawat nenek Saulina.

"Kepada yang terhormat aparat negara yang menangani perkara ini, izinkan saya pribadi untuk merawat nenek Manula Saulina Boru Sitorus yang saat ini sudah berusia 92 tahun dan harus merasakan jeruji besi karena menebang pohon,"  Alex mengawali.

Pemain film Suami-suami Takut Istri dan Tanah Air Beta ini pun meminta sang pelapor untuk me­maafkan sang nenek. Lebih lanjut, ia ingin merawat Saulina di panti jompo dan berharap hukuman penjara dibatalkan.

"Mohon kiranya pelapor nenek Saulina mau memaafkan kesala­hannya, usia beliau sudah sangat tua dan izinkan saya untuk bisa merawat beliau di Panti Jompo dan tidak dipenjarakan, mengetahui umur beliau yang sudah sangat tua," terang Alex.

Permintaan sang presenter sudah viral, dan dikutip beberapa akun go­sip sehingga menuai banjir pujian. "Sangat menginspirasi kamu mbak, semoga bisa ya neneknya dirawat di tempat dan di tangan orang yang tepat," ujar warga. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya