Berita

Henry Subiakto/RMOL

Politik

Situs Porno Ibarat Peribahasa "Mati Satu Tumbuh Seribu"

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 13:38 WIB | LAPORAN:

. Mati satu tumbuh seribu. Mungkin pribahasa itu kalimat yang tepat untuk menggambarkan usaha yang sudah dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) untuk memblokir situs Lesbi, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT).

Staf Ahli Menkominfo RI Rudiantara, Henry Subiakto mengungkapkan bahwa pihaknya sudah banyak memblokir situs aplikasi penyimpangan seksual tersebut.

"Kemkominfo sudah lama memblokir banyak aplikasi situs LGBT dan konten pornografi. Kaya virus, diblokir satu ada lagi," kata dia dalam diskusi di kantor DPP PAN, Jl. Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (1/2).


Saat ini anak-anak bahkan sudah dapat mengakses internet dengan bebas, Kemkominfo sebagai kementerian yang menaungi bagian tersebut juga tidak tutup mata.

Kemkominfo sudah melakukan pemblokiran berbagai konten LGBT, situs porno dan aplikasi chat lainnya untuk menyelamatkan generasi bangsa.

Namun demikian, Henry mengungkapkan ketika konten pornografi tersebut diblokir, konten yang lain akan muncul di tempat yang lain dengan ideologi yang sama.

"Pornografi LGBT adalah bisnis, pekerjaan orang, ideologi orang. Ketika diblokir akan muncul di tempat yang lain," pungkasnya, sambil menekankan pihaknya terus memerangi situs-situs tersebut. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya