Berita

Foto/RM

Nusantara

Pemprov DKI Kaji Tuntutan Sopir Angkot Tanah Abang

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 11:21 WIB | LAPORAN:

. Pemprov DKI Jakarta tengah memutar otak untuk meningkatkan pendapatan sopir angkutan kota (angkot) trayek M03, M08, M09 dan M10 yang biasa beroperasi di Pasar Tanah Abang.

Pasalnya, pendapatan mereka menurun hingga 50 persen akibat penutupan Jalan Jatibaru Raya yang diperuntukkan untuk lapak PKL dan bus Transjakarta gratis. Untuk diketahui, pemprov sedang melakukan pembangunan Pasar Tanah Abang Blok G.

Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno mengatakan pemprov sudah sepakat dengan pihak perwakilan dari sopir angkot untuk mencari jalan keluar bagi menurunnya penghasilan mereka.


"Sepakatnya itu, hampir kita sepakat bahwa satu, keadilan harus dikembalikan di Tanah Abang. Bahwa perebutan ruang di Tanah Abang itu harus berbasiskan keadilan," akunya di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (1/2).

Namun demikian, Sandi mengaku bahwa sampai saat ini pihaknya baru mau menyusun formula yang tepat untuk mengatasi permasalahan itu.

"Kita lagi mencoba menyusun suatu usulan yang nanti akan disampaikan besok setelah Salat Jumat. Dan akan dikaji teman-teman oleh perwakilan. Mereka initinya sih karena menuntut bukan harus diini, harus diini. Intinya adalah pendapatan mereka yang sangat turun," tukasnya.

Sebelumnya, buntut dari penutupan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, ratusan sopir angkot berunjukrasa di depan kantor Balaikota dan DPRD DKI. Di DPRD, mereka kemudian beraudiensi dengan para anggota dewan. Di situ, para sopir angkot mendesak dewan untuk menggunakan hak interpelasi terhadap Anies-Sandi. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya