Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

Kiai Fadil Munawar Minta Kang Hasan Amalkan Trisakti

RABU, 31 JANUARI 2018 | 18:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Bakal Calon Gubernur Jawa Barat yang diusung PDI Perjuangan, TB Hasanuddin atau Kang Hasan, dititipi pesan Bung Karno saat berkunjung ke Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Ciamis, Jabar.

Seperti diberitakan RMOL Jabar, pesan kepada TB Hasanuddin disampaikan oleh pimpinan Ponpes Darussalam, KH Fadil Munawar Mansyur. Dia meminta mantan Sekretaris Militer Presiden itu mengamalkan Trisakti Bung Karno yaitu Berdaulat dalam Politik, Berdikari di Bidang Ekonomi dan Berkepribadian dalam Kebudayaan.

"Semoga pesan Bung Karno tersebut bisa diamalkan dan dipegang teguh oleh Kang Hasan," kata Kiai Fadil di hadapan santri Ponpes Darussalam Ciamis, Rabu (31/1).


Kiai Fadil menganggap Kang Hasan sebagai sosok nasionalis yang mampu memimpin Jabar ke arah lebih baik. Ia juga berharap politikus DPR RI itu mau lebih memperhatikan dunia pesantren, sehingga Pondok Pesantren di masa depan lebih berkembang dan mencetak generasi Islam yang unggul.

"Sebagai purnawirawan jenderal beliau adalah sosok nasionalis dan semoga segala niat baiknya untuk memimpin Jawa Barat terwujud," lanjut Kiai Fadil.

TB Hasanuddin sendiri mendukung penuh perkembangan dunia pesantren sebagai salah satu wadah pendidikan berkarakter dan berakhlak mulia, serta mampu mengembangkan sumber daya manusia yang modern dan religius.

"Pembentukan manusia seutuhnya yang berkarakter dan berakhlak akan kita mulai dari pesantren," tegasnya.

Sebelumnya, Kang Hasan sempat berkeliling area Pondok Pesantren Darussalam untuk melihat perkembangan pembangunan Ponpes tersebut. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya