Berita

Nusantara

Amarta Yakin Hak Interpelasi Anies-Sandi Tak Jalan

RABU, 31 JANUARI 2018 | 17:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ambisi Fraksi PDI Perjuangan dan Partai Nasdem DPRD DKI mendorong hak interpelasi atas beberapa kebijakan yang dikeluarkan oleh Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno dinilai tidak akan berjalan alias mandek.

"Saya jamin hak interpelasi yang diwacanakan Fraksi PDIP dan Nasdem tidak akan berjalan. Karena penggunaan hak interpelasi itu berliku dan nggak gampang," kata Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), M Rico Sinaga, Rabu (31/1).

Salah satu kebijakan Anies-Sandi yang dipersoalkan parpol pengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu terkait penataan kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di mana salah satu ruas jalan di sana, Jalan Jati Baru Raya ditutup hampir sepanjang hari hanya untuk dijadikan lapak jualan bagi pedagang kaki lima (PKL).


Kebijakan Anies-Sandi lain yang disorot adalah rencana dilegalkannya pengoperasian angkutan tradisional becak di kawasan pemukiman.

"Padahal PKL dan becak itu identik dengan wong cilik yang selama puluhan tahun menjadi tagline PDIP. Mestinya PDIP mendukung kebijakan Anies-Sandi soal PKL dan becak," ujar Rico.

Rico justru mendorong PDIP sebagai pemilik kursi terbanyak di DPRD DKI untuk serius menuntaskan sederet kasus yang berlangsung sejak era Jokowi, Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Sejumlah kasus di Pemprov DKI yang perlu diinterpelasi PDIP diantaranya dugaan korupsi RS Sumber Waras, reklamasi Teluk Jakarta dan pembelian lahan Cengkareng.

"Pertanyaannya, kenapa PDIP sebagai fraksi terbesar tidak melakukan interpelasi atas masalah-masalah itu. Karena itu lebih fair," tegas Rico.

Di sisi lain, lanjut Rico, soal program Anies-Sandi yang dinilai menjadi ganjalan, PDIP sepatutnya cukup memanggil SKPD terkait.

"Kalau niatnya baik nggak perlu interpelasi. Cukup panggil SKPD. Kalau interpelasi justru terkesan sengaja mengancam," cetus Rico.

Rico mengungkapan pola ancaman sudah tidak bisa dilakukan saat ini, sebab pemimpin di Pemprov DKI sudah berbeda dari sebelumnya.

"Sudah nggak zamannya lagi ancam mengancam. Yang berkuasa sudah berbeda," tugas Rico.

Bahkan Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan yang pernah mengancam Anies soal reklamasi Teluk Jakarta langsung mendapat perlawanan dengan konstitusi.

"Begitupun sekarang soal interpelasi, pasti akan dilawan Anies dengan konstitusi," pangkas Rico.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya