Berita

Foto/Net

Otomotif

Industri Karoseri Kesulitan Ekspor

Terkendala Sasis
RABU, 31 JANUARI 2018 | 08:46 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) mengungkapkan hingga saat ini, pelaku usaha karoseri lokal masih mengalami kesulitan untuk melakukan pen­giriman ke luar negeri atau ek­spor. Salah satu kendala ekspor yang dialami oleh para pelaku usaha karoseri adalah sasis.

"Sasis yang berada di In­donesia tidak boleh diekspor karena ada sales agreement territory dari agen peme­gang merek (APM) Untuk itu, diperlukan adanya campur tangan pemerintah untuk me­nyelesaikan kendala tersebut," ungkap Sommy di sela acara Musyawarah Nasional Askar­indo di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, spesifikasi sasis yang ada di Indonesia juga belum tentu sesuai dengan spesifikasi global. Kondisi-kondisi tersebut, merupakan contoh yang mem­buat pengiriman ke luar negeri oleh para pelaku usaha karoseri di dalam negeri belum akan banyak sepanjang tahun ini.


"Ekspor yang dilakukan oleh para pelaku usaha karo­seri tidak terpisah dengan ekspor sasis kendaraan niaga atau tidak berdiri sendiri. Sasis yang keluarkan pada umumnya saat ini dari APM. Karoseri hanya membuat rumah-rumahnya, jadi legal document dan sebagainya ada­lah dari chasis,"  katanya.

Menurut dia, salah satu napas industri karoseri di Indonesia adalah pesanan dari instansi pemerintahan. Sama halnya den­gan proyeksi tahun ini, Askar­indo berharap banyak dengan pembelanjaan pemerintah.

Sommy mengatakan peme­sanan dari instansi pemerintah memang besar. Paling banyak dari TransJakarta dan Kemen­hub. Tahun lalu, Kemenenterian Perhubungan (Kemenhub) pe­san 600 unit, total dari instansi pemerintah 1.000 unit.

Pada tahun ini, Transjakarta bersiap belanja bus 2.000-an unit. Kendati demikian, di­rinya mengaku belum menge­tahui siapa yang dapat dari tender di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pe­merintah (LKPP).

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan, industri karoseri merupakan salah satu industri padat karya yang banyak menyerap tenaga kerja serta memberikan kontribusi cukup besar bagi perekonomian. ***

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya