Berita

Nusantara

Becak Bisa Jadi Daya Tarik Wisata Kepulauan Seribu

SELASA, 30 JANUARI 2018 | 18:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik mendukung kebijakan Pemprov DKI melegalkan kembali keberadaan becak. Karena kehadiran angkutan tradisional itu bisa jadi wahana wisata menarik, khususnya di Kepulauan Seribu.

Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini, keberadaan becak di lokasi wisata akan menambah daya tarik. Keberadaan becak di tempat wisata pun akan memberikan sensasi pengunjung dalam menikmati tempat wisata.

"Dengan begitu, tempat wisata memiliki daya tarik tersendiri. Tapi saya minta becaknya dimodifikasi supaya lebih menarik wisatawan," kata Taufik di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Selasa (30/1).


Menurut Taufik,  selain Kepulauan Seribu, ada sejumlah destinasi wisata yang bisa memanfaatkan becak, seperti Ancol, Taman Mini, dan Ragunan yang memiliki lahan cukup luas.

"Kenapa becak tidak dipergunakan sebagai alternatif wisata keliling. Becak bisa menjadi sarana mereka yang ingin menciptakan kenangan masa lalu," ujar Taufik.

Dia mencontohkan destinasi wisata Ancol yang memiliki keterbatasan transportasi umum. Pengunjung kadang harus menunggu lama untuk menaikinya.

"Jadi, tidak melulu menggunakan bus khusus saat berwisata ke Ancol. Apalagi jumlahnya sangat terbatas," terang Taufik.

Taufik menambahkan, keberadaan becak juga akan sangat berguna saat ditempatkan di Taman Mini dan Ragunan. Dia yakin pengunjung akan merespons keberadaan becak sebagai transportasi di lokasi wisata.

"Apalagi kalau pengayuh becaknya dibekali pengetahuan tentang tempat wisata itu. Bisa sekaligus menjadi guide," pangkas Taufik.[dem]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya