Berita

Pangan/net

Nusantara

Lahan Rawa Lebak Bisa Jadi Lumbung Pangan Sumsel

SELASA, 30 JANUARI 2018 | 16:53 WIB | LAPORAN:

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Pending Dadih Permana menyayangkan masih banyaknya lahan rawa lebak yang belum ditangani dengan baik, padahal lahan rawa lebak memiliki potensi sebagai lumbung pangan.

"Peluang membangun lumbung pangan ada di lahan rawa, untuk itu perlu ditangani dengan baik" kata Dadih kepada wartawan, Selasa (30/1).

Dadih menjelaskan luas lahan rawa di Indonesia menurut data yang tercatat di Badan Litbang Pertanian mencapai 34,4 juta hektar, terdiri dari lahan pasang surut seluas 20,1 juta hektar dan lahan rawa lebak seluas 13 juta hektar.


Untuk itu, Pending mengaku optimis bila lahan rawa ini bisa dikelola dengan baik akan dapat memberikan provitas dan peningkatan intensitas pertanaman (IP). Sehingga cita-cita menjadi lumbung pangan dunia bisa terwujud.

Optimasi lahan rawa difokuskan pada peningkatan provitas dan peningkatan intensitas pertanaman (IP). Saat ini intensitas pertanaman di lahan rawa rata-rata baru satu kali tanam (IP 100).

"Sering terjadinya air pasang di areal pertanaman yang tidak segera surut, membuat bibit terlambat tanam. Bahkan pada daerah tertentu sampai tiga kali pembibitan. Hal ini mengakibatkan biaya produksi bertambah besar," ujarnya.

Dia berharap, Sumatera Selatan menjadi model pengembangan laha rawa lebak pada tahun 2018 ini. Melalui upaya pembuatan kanal-kanal dan penyediaan pompa air berkapasitas 3000 - 3500 m3 atau 1000 liter perdetik, diharapkan lahan bisa ditanami. Sehingga IP dan provitas bisa ditingkatkan.

Pengembangan lahan rawa lebak seluas 51.250 hektar teralokasi di enam provinsi. Untuk itu Dadih berpesan kepada masing-masing provinsi sudah bisa menyiapkan sasaran dan CPCL nya. Juga agar diinformasikan agrosistem serta hidrologinya.

Kesulitan lainnya adalah masalah sumber daya manusia. Menurut Dadih kedepan perlu penyiapan atau pemahaman sumber daya manusia. Direncanakan pengelolaan lahan sistim cluster,  satu manajemen dengan mengelola 100 hektar.

Dadih juga menyinggung rencana tahun 2018 serta evaluasi tahun 2017. Dia berharap adanya komitmen bersama dalam melaksanakan program Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian.

"Segera eksekusi program yang telah disepakati agar dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan produksi,"  paparnya.

Dadih juga berpesan agar realisasi yang sudah dicapai tahun 2017 yaitu sebesar 91, 95 persen dapat ditingkatkan lagi di tahun 2018.

Melalui rapat koordinasi ini, Dadih berharap menjadikan wadah penyempurnaan kebijakan program Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian dan sebagai wadah evaluasi program tahun 2017. Dengan pertemuan ini diharapkan terjadinya sinergi antara kebijakan yang digariskan di Jakarta dengan rapat-rapat nasional. [san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya