Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PAN: LSI Denny JA Abal-Abal

JUMAT, 26 JANUARI 2018 | 16:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Amanat Nasional tidak gusar dengan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Hasil survei menyebutkan PAN mendapat suara 2,0 persen alias tidak memenuhi ambang batas parlemen 4,0 persen.

"Tampaknya LSI Denny JA perlu banyak belajar lagi dengan fakta lapangan pasca pileg, baik Pileg 2004, 2009 dan 2014. Hampir semua lembaga survei selalu memaparkan hasilnya dan selalu memposisikan PAN dibawah 2 persen. Namun kenyataanya PAN selalu di urutan ke lima partai besar di parlemen (2009 dan 2014)" ujar Bendahara Umum DPP PAN Nasrullah Larada, Jumat (26/1).

Melihat perbedaan hasil survei terhadap perolehan PAN pada Pileg yang lalu membuat Nasrullah mempertanyakan metode survei yang digunakan LSI Denny JA.


"Jika LSI Denny JA mengeluarkan hasil survei dan hasilnya PAN hanya 2% dengan margin error 2,9 persen, maka layak saya katakan metodologinya cenderung berdasar sponsor dan lembaganya abal abal. Jadi patut diabaikan", ujarnya.

LSI Denny JA melakukan survei pada 7-14 Januari 2018 dengan menggunakan metode multistage random sampling dan jumlah responden 1.200 orang. Berikut hasil survei terhadap pertanyaan "Jika Pileg dilakukan hari ini, partai mana yang anda pilih?".

1. PDIP 22,2%
2. Golkar 15,5%
3. Gerindra 11,4%
4. Demokrat 6,2%
5. PKB 6,0%
6. NasDem 4,2%
7. PKS 3,8%
8. PPP 3,5 %
9. Perindo 3,0%
10. PAN 2,0%
11. Hanura 0,7%
12. PSI 0,3%
13. PBB 0,3%
14. PKPI 0,2%.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya