Berita

Nusantara

LRT Rawamangun-Kelapa Gading Diujicoba Akhir Mei

KAMIS, 25 JANUARI 2018 | 21:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Moda transportasi massal berbasis rel, Light Rail Transit (LRT) Jakarta Koridor 1 (Rawamangun-Kelapa Gading) akan diujicoba pada akhir Mei 2018.

Pengerjaan proyek penugasan dari Pemprov DKI Jakarta kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang menggandeng kontraktor Wijaya Karya ( Wika) ini hingga hari ini mencapai 56,94 persen.

"Kami bekerja siang malam. Ya tentu optimis sebelum Asian Games XVIII, LRT Jakarta sudah siap dioperasikan," kata Direktur LRT Jakarta, Allan Tandiono kepada wartawan, Kamis (25/1).

Allan mengatakan pada akhir Januari ini dua gerbong dari 16 gebong yang dipesan dari perusahaan Badan Usaha Milik Pemerintah Korea Selatan, Signaling Power and Depot Equipment (KRNA) sudah selesai dikerjakan.

"Pada akhir Januari ini sudah siap dilakukan test finalisasi di depo KRNA Korea Selatan. Selanjutnya, Pada Februari dilakukan uji coba di sana," kata Allan.

Direktur Utama PT Jakpro Satya Heragandhi menambahkan, ada empat gerbong LRT akan tiba di Jakarta pada April nanti. Selanjutnya dilakukan tes dan uji coba.

"Satu gerbong LRT dapat mengangkut 135 orang, jadi rangkaian utama terdiri dari 4 gerbong, dapat mengangkut 540 orang sekali jalan," tutur Satya.

Satu gerbong kereta LRT dibeli dengan harga 1,8 juta Dolar AS. "Jadi rangkaian utama ada empat gerbong, tiga rangkaian masing-masing tiga gerbong, 1 gerbong sebagai cadangan yang disiapkan di depo Kelapa Gading," ucap Allan.

Menurut Satya, kendala utama adalah cuaca. Di mana bila terjadi hujan lebat dan banjir, sulit bagi kendaraan-kendaraan besar melaju membawa alat-alat berat sampai di depo dan proyek LRT yang sedang dikerjakan.

"Di kawasan Kelapa Gading ini jalannya kecil-kecil, tidak bisa membawa alat-alat berat pada jam-jam tertentu lalu lintasnya padat sekali. Bahkan.pada sat hujan dan banjir antre macet bisa empat hingga lima jam," ucapnya menambahkan.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya