Berita

Mike Pence Dan Raja Abdullah II di Amman/AP

Dunia

Wapres AS Dan Raja Yordania Sepakat Untuk Tidak Sepakat Soal Pengakuan Yerusalem

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 10:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence bertemu dengan Raja Abdullah II dari Yordania pada hari Minggu kemarin (21/1).

Pertemuan yang digelar di Amman itu dilakukan Pence pada hari kedua kunjungannya ke Timur Tengah di tengah ketegangan yang meningkat antara dua sekutu mengenai keputusan Presiden Trump di Yerusalem bulan lalu dan keputusannya minggu lalu untuk menahan bantuan ke badan Perserikatan Bangsa-Bangsa bahwa melayani pengungsi Palestina

Usai melakukan pertemuan, Pence menegaskan kepada wartawan bahwa dalam pertemuan tersebut, dia dan Raja Abdullah II sepakat untuk tidak sepakat soal pengakuan Amerika atas Yerusalem sebagai ibukota Israel.


Dia juga menambahkan bahwa dia dan Raja Abdullah II melakukan diskusi yang sangat terbuka.

"Dengar, teman kadang-kadang memiliki ketidaksepakatan, dan kami sepakat untuk tidak sepakat soal keputusan Amerika Serikat untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel," katanya, menurut Associated Press.

"Tapi yang kami sepakati adalah perlunya semua pihak kembali ke meja," sambungnya.

Sementara itu Raja Abdullah II berbicara sebelum pertemuan dengan Pak Pence di Istana Al Husseiniya di Amman, menegaskan kembali dukungannya untuk Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina yang merdeka yang tinggal berdampingan dengan Israel yang aman dan diakui.

Yordania sendiri juga merupakan rumah bagi lebih dari dua juta pengungsi Palestina yang dapat terkena dampak pemotongan bantuan Amerika ke badan Perserikatan Bangsa-Bangsa. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya