Berita

Condoleezza Rice/net

Dunia

Condoleezza Rice: Kim Jong Un Cukup Pintar

MINGGU, 21 JANUARI 2018 | 12:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Concoleezza Rice memuji pemimpin tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara Kim Jong Un. Menurutnya, putra Kim Jong Il itu cukup pintar dalam menghadapi ketegangan di Semenanjung Korea.

"Lebih dari yang saya pikirkan sebelumnya, (Kim Jong Un) sebetulnya cukup pintar," ujar Condoleezza Rice dalam perbincangan dengan wartawan David Axelrod dalam program "The Axe Files" CNN, Sabtu malam.

Rice bertugas sebagai Menlu di era Presiden George W. Bush yang pada akir 2002 menyebut Korea Utara bersama Irak dan Iran sebagai Poros Setan.  


"Pendekatan (Kim Jong Un) ke Korea Selatan pintar, keputusan (Kim Jong Un) menghadiri Olimpiade (di Pyeongchang) pintar," kata dia lagi merujuk pada pertemuan Korea Utara dan Korea Selatan untuk meredakan ketegangan di Semenanjung.

"Saya rasa dia lebih terisolasi daripada ayahnya. Mungkin sudah jelas lebih gegabah. Saya kadang-kadang penasaran juga apakah dia benar-benar percaya ketika mengatakan: saya dapat menghancurkan Amerika Serikat. Karena, siapa yang mengatakan kepadanya tentang sesuatu yang dia tidak ingin dengar kelihatannya terbunuh," masih kata Rice.

Rice juga membahas twit Presiden AS Donald Trump tengan ancaman nuklir dari Pyongyang, termasuk twit yang membandingkan tombol nuklir yang dimilikinya dengan yang dimiliki Kim Jong Un.

"Saya bukan penggemar kebijakan yang disampaikan lewat twit. Saya bukan penggemar, tetapi saya juga merasa itu tidak seharusnya, analisa yang disampaikan dalam kolom yang berukuran beberapa inchi," sambungnya.

Nuklir adalah masalah yang sangat serius, kata Rice lagi. Menurutnya masyarakat bisa salah paham bila Presiden Trump menyampaikan pendapat yang salah melalui twit, seolah-olah akan terjadi perang nuklir antara AS dan Korea Utara. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya