Berita

Anggita Sari/Net

Blitz

Anggita Sari, Yakin Jedun Sulit Taubat

KAMIS, 18 JANUARI 2018 | 11:44 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jennifer Dunn (Jedun) sudah tiga kali terciduk narkoba. Tingkat keban­delannya boleh dibilang selevel dengan Anggita Sari. Nama terakhir sudah dua kali terciduk karena narkoba, dan belum lama lepas dari jerat hukum. Usut punya usut, ternyata Jedun dan Anggita saling terkait. Pakai narkoba bareng?

"Kebetulan aku dari zaman dia ketangkep dua kali tuh aku sempet ya circle of friend-nya bareng lah,"  ungkap Anggita.

"Aku kecewa aja sih, maksudnya dengan kasus yang katanya dia udah kaya, sorry to say dia dibilang pelakor (perebut laki orang) segala macem, apakah nggak cukup kayak gitu? Kalau jadi dia sih ya, aku udah dapet aparte­men miliaran segala macem sih, aku udah nggak mau narkoba lagi, buat apa?" selorohnya.


Bekas kekasih almarhum gembong narkoba Freddy Budiman ini yakin bahwa Jedun menjadi user karena tidak percaya diri berhadapan dengan orang. "Dia nggak pede sebelum pakai. Dan memang sudah tidak bisa disembuhkan. Susah sekali kalau sudah bertahun-tahun. Kayak Jedun kan udah nggak bisa."

Dengan bahasa diplomatis, Anggita merasa para pengguna sulit taubat ka­lau tidak ada niat dari dalam hati.

"Sebenarnya mau direhabilitasi, atau dimasukin penjara berjuta-juta kali, menurut aku kalau nggak dari niat sih nggak bisa (sembuh)," tuturnya.

"Pesan aku yang sudah merasakan bagaimana rasanya, aku tuh setiap syuting butuh doping, setiap pho­toshoot butuh doping, dan akhirnya hasilnya gagal semua," imbuh DJ dan model majalah dewasa ini.

"Bahkan aku pernah berpacaran den­gan bandar narkoba, Freddy udah al­marhum juga. Dia pun usaha narkoba, akhirnya apa?"

Menurut Anggita, lingkungan perte­manan memengaruhi seseorang men­coba narkoba. "Itu sih faktor circle of friend saja. Dari situ ya biasalah teman-teman kuliah bandel-bandel kayak gitu dan akhirnya ya sudah terjadi kasus kayak gitu (tertangkap narkoba)," tan­dasnya.  ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya