Berita

Sabam Sirait-Nono Samponono/RMOL

Politik

Sabam Sirait Comeback Ke Senayan

SENIN, 15 JANUARI 2018 | 15:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Politikus senior Sabam Sirait kembali ke Senayan. Sabam Sirait menjadi senator atau anggota DPD RI menggantikan almarhum AM Fatwa, dalam pergantian antar-waktu (PAW).

Mantan anggota DPR lima periode dan anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) dua periode ini dilantik oleh Wakil Ketua DPD RI, Nono Samponono, dalam paripurna di gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Senin, 15/1).

Pelantikan politisi yang kini berusia 81 tahun ini disambut hangat sejumlah anggota DPD. Sabam sendiri dikenal sangat dekat dengan AM Fatwa.


"Fatwa itu sahabat saya. Dia politisi yang baik," kata Sabam, yang menjenguk Fatwa saat dipenjara oleh Rezim Orde Baru.

Menurut Sabam, meski memiliki pandangan politik yang berbeda dalam sejumlah hal, tak menghalanginya untuk bersahabat dengan Fatwa. Fatwa bahkan sering datang dalam perayaan dan open house Hari Natal di rumah Sabam di kawasan Bintaro.

AM Fatwa meninggal pada usia ke-78, pertengahan Desember tahun lalu. Sementara Sabam Sirait, yang menggantikan Fatwa termasuk salah satu nama besar dalam gelanggang politik Indonesia.

Sabam adalah politisi yang mengalami masa pemerintahan tujuh Presiden; dari mulai Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarmoputri, Susilo Bambang Yudhyono dan Joko Widodo.

Di era pemerintahan Soeharto, di tengah kondisi DPR yang boleh dikatakan hanya tahu kata "setuju", Sabam membuktikan diri bukan termasuk politisi yang diasumsikan saat itu.

Misalnya, pada 1992, di tengah sidang yang dipimpin Ketua DPR Wahono, Sabam interupsi dan maju ke meja pimpinan untuk memperjuangkan agar Pemilu menjadi demokratis. [rus]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya